Yamaha

Anies: Masyarakat Harus Ubah Mindset Tentang Sampah

  Jumat, 21 Februari 2020   Khoirur Rozi
Gubernur Jakarta, Anies Baswedan (kiri), menghadiri peringatan puncak Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2020, di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2020). (Dok. Humas Pemprov DKI)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengimbau warganya untuk mengurangi, memilah, dan mengolah sampah dari tingkat rumah tangga. 

Imbauan itu disampaikannya dalam peringatan puncak Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2020, di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2020).

Menurut Anies, masyarakat perlu mengubah pola pikirnya tentang sampah. Selama ini sampah dianggap sebagai sesuatu yang tidak berguna padahal sampah rumah tangga bisa diolah kembali menjadi komoditas bermanfaat.

"Yang harus kita bangun di Jakarta ini adalah perubahan mindset (pola pikir) bahwa dalam semua kegiatan kita ada yang kita ambil dan ada yang disebut sisa atau sampah. Nah, sisa itu yang bisa digunakan kembali," jelas mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga ditargetkan mencapai 30 persen. Sementara sisanya (70 persen) akan diolah melalui Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). 

Selain untuk menjaga kebersihan Ibu Kota, pengelolaan sampah rumah tangga juga dapat menjadi sumber ekonomi masyarakat. Perekonomian mikro dapat bergerak melalui pemanfaatan tata kelola sampah.

"Kalau kita bisa mengelola sampah ini dengan baik, Insya Allah lingkungan hidup kita menjadi lebih sehat, anak kita, keluarga, dan masyarakat juga tumbuh lebih baik," ujarnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar