Yamaha

Penipuan CPNS, Korban di Semarang Dimintai Uang Rp1,4 Miliar

  Selasa, 25 Februari 2020   Budi Cahyono
Kepala Bidang (Kabid) Humas Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (Jateng), Kombes Pol Iskandar F Sutisna

SEMARANG, AYOJAKARTA.COM -- Momentum penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di sejumlah daerah kerap dijadikan modus penipuan orang-orang tak bertanggungjawab.

AYO BACA : Dampak Korona, Relaksasi Moneter Dianggap Perlu

Dalih yang digunakan, yakni meyakinkan korbannya bisa menjadi CPNS. Dengan modus itu, oknum tersebut meminta uang kepada korbannya. Tak main-main, uang yang diminta pun bisa sampai miliaran rupiah.

AYO BACA : Dampak Korona, Syuting Mission Impossible 7 Terganggu

“Data yang ada, paling kecil korban diminta Rp18 juta dan paling besar Rp1,4 miliar ada di Semarang,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Humas Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (Jateng), Kombes Pol Iskandar F Sutisna, belum lama ini.

Polda Jawa Tengah, lanjutnya, saat ini telah mencatat sebanyak 27 kasus penipuan dengan modus penerimaan CPNS yang ditanganinya. Dari 27 tersangka, 21 tersangka penanganan kasusnya sudah mencapai tahap satu dan dua.

“Lalu, tiga tersangka sudah ditahan dan tiga tersangka lainnya masih dalam penyelidikan. Adapun yang ditahan itu tersangka yang kasusnya ditangani Polrestabes Semarang,” imbuhnya.

Jumlah 27 kasus tersebut tersebar di sembilan kabupaten/kota di Jateng seperti, Kabupaten Semarang, Purworejo, Wonogiri, Kudus, Banyumas, Boyolali, Kebumen, dan Demak. Adapun yang paling banyak ada di Semarang dengan 7 kasus. Dari 27 tersangka itu dari banyak kalangan profesi. “Bahkan, dua tersangka di antaranya yang saat ini berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS),” katanya. (Vedyana Ardyansah)
 

AYO BACA : IHSG Merah, Ini Rekomendasi Saham Pilihan

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar