Yamaha

SMSI Pecahkan Rekor MURI

  Jumat, 28 Februari 2020   Aldi Gultom
Pendiri MURI, Jaya Suprana (kiri), memberikan piagam penghargaan kepada Ketua Umum SMSI, Firdaus, di Jaya Suprana Institute, Mall Of Indonesia, Kelapa Gading, Jakarta Utara

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Organisasi perusahaan media siber, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), menerima penghargaan dari Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI).

Penerimaan penghargaan berlangsung di Jaya Suprana Institute, Mall Of Indonesia, Kelapa Gading, Jakarta Utara (Jumat, 28/2/2020). Penghargaan diberikan langsung oleh pendiri MURI, Jaya Suprana.

Rekor yang dipecahkan SMSI hingga layak menerima penghargaan MURI adalah rekor dalam kecepatan, daya sebar dan jumlah media siber di bawah wadah SMSI dalam menayangkan artikel opini karya Jaya Suprana yang berjudul "Mendambakan Keadilan Sosial".

Hanya dalam waktu 7,5 jam, artikel tersebut dimuat 571 media anggota SMSI yang tersebar di seluruh Indonesia. Capaian SMSI ini merupakan kali pertama diraih oleh organisasi perusahaan media siber di Indonesia.

Ketika ditemui di sela acara pengargaan MURI, Ketua Umum SMSI, Firdaus, mengakui bahwa prestasi organisasinya memecahkan rekor MURI tidak lepas dari dukungan segenap pendiri, penasehat dan jajaran pengurus SMSI dari pusat hingga daerah

Firdaus mengatakan, masih banyak pekerjaan yang harus dikerjakan pengurus SMSI di waktu mendatang. Salah satunya adalah berjuang agar SMSI menjadi konstituen Dewan Pers. Adapun syarat untuk itu salah satunya adalah memiliki jumlah anggota paling sedikit 200 perusahaan media siber yang tersebar di minimal 15 provinsi. 

"Syukur kini SMSI beranggotakan lebih dari 500 perusahaan dan tersebar di lebih dari 15 provinsi. Pengurus SMSI Provinsi yang sudah diverifikasi faktual ada 19 Pengurus Provinsi, ditambah satu pengurus Pusat," ungkap Firdaus.

Berikut ini sekilas tentang sejarah SMSI. Serikat ini telah mengalami tiga kali pergantian ketua umum. Ketua umum pertama dijabat Teguh Santosa. Kemudian beralih ke Auri Jaya. Teguh dan Auri diangkat oleh para pendiri, sampai dengan pelaksanaan kongres.

Kongres perdana SMSI digelar pada 20 Desember 2019. Di situ Firdaus terpilih sebagai ketua umum mengalahkan Teguh Santosa yang penah menjabat sebagai ketua umum. Dengan demikian, Firdaus tercatat sebagai Ketua Umum pertama SMSI yang dipilih oleh kongres. 

Bulan Januari 2020, kepengurusan SMSI Pusat di bawah kepemimpinan Firdaus resmi terbentuk. Usai menerima Surat Keputusan (SK), SMSI langsung tancap gas.

Pengurus tingkat provinsi SMSI yang tadinya hanya di 27 provinsi, kini sudah berdiri di 30 provinsi.

Sebelum terpilih menjadi Ketua Umum SMSI, Firdaus menjabat sebagai Sekretaris Jenderal di masa kepemimpinan dua ketua umum sebelumnya.

Firdaus sendiri pernah menjabat Ketua PWI Provinsi Banten selama dua periode. Sebelum menjadi ketua  PWI Banten, Firdaus menjabat Sekretaris PWI Banten satu periode. Firdaus juga pernah menjabat Sekretaris SPS Banten selama 14 tahun (2004-2018) mendampingi Ketua SPS Banten, Priyo Susilo.

Ia akui, pengalaman sebagai Sekretaris SPS bersama Priyo Susilo dan membesarkan SPS Banten kala itu,  mengajarkannya banyak hal. Salah satunya keteladanan yang ditularkan Priyo Susilo sebagai ketua. 

"Jika seorang pemimpin tegak lurus, maka siapapun di bawahnya akan ikut dan patuh," ucap Firdaus.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar