Yamaha

Hasil Uji Emisi Bakal Terintegrasi Sistem Perizinan

  Selasa, 10 Maret 2020   Aldi Gultom
Ilustrasi uji emisi (otodriver.com)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Upaya menekan faktor penyebab kualitas udara ibu kota yang buruk dilakukan Pemprov DKI Jakarta bersama Pemkot Jakarta Pusat .

Diketahui bersama bahwa salah satu faktor penyebab memburuknya kualitas udara Jakarta adalah banyak kendaraan bermotor mengeluarkan emisi yang tidak ramah lingkungan.

Pemprov DKI dan Pemkot Jakpus pun bekerjasama dalam pengendalian emisi kendaraan bermotor dengan program Uji Emisi dan Perawatan Kendaraan Bermotor.

Pelaksanaan uji emisi untuk Tingkat Provinsi DKI Jakarta akan digelar di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Pusat sepanjang 17-18 Maret 2020.

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakpus, Marsigit, mengatakan, uji emisi bertujuan pengendalian udara terhadap kendaraan yang beroperasi di Provinsi DKI Jakarta. 

Hasil pelaksanaan uji emisi akan direkam dalam sistem informasi uji emisi dan terintegrasi dengan sistem perizinan, misalnya izin perpanjangan STNK, dan sistem perparkiran (terkait biaya parkir).

“Nantinya, kendaraan yang lulus atau tidak, biaya parkirnya akan berbeda, tinggal menunggu Peraturan Gubernur (Pergub),” ungkap Marsigit saat Rapat Koordinasi Wilayah, di Ruang Pola Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Selasa (10/3/2020).

Hari pertama uji emisi akan berfokus pada kendaraan operasional kecamatan dan kelurahan, kendaraan Damkar, perhubungan, dan kesehatan.

“Hari berikutnya kendaran oprasional Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD),” jelasnya.

Uji emisi ini berlangsung gratis. Pendaftaran online dapat dilakukan melalui website ujiemisi.jakarta.go.id dan aplikasi online e-ujiemisi di play store.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar