Yamaha

Pemerintah Indonesia Putuskan Tak Lakukan Lockdown, Begini Alasannya

  Jumat, 13 Maret 2020   Budi Cahyono
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah memutuskan untuk tidak melakukan lockdown semua ataupun sebagian wilayah negara untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19.

\"Kami (Pemerintah) tidak akan memberikan opsi lockdown,\" ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto  di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (12/3/2020).

AYO BACA : Naikkan Status Covid-19 Jadi Code Red, Manila Resmi Lockdown

Semakin mewabahnya Covid-19, membuat sejumlah negara mengambil tindakkan lockdown, di antaranya Denmark, Amerika Serikat, Filipina.

Menurut Yurianto, jika dilakukan lockdown, pemerintah tidak bisa melakukan pergerakan untuk menghentikan virus corona. \"Kalau di lockdown, malah kami tidak bisa berbuat apa-apa. Tetapi tentunya ini akan menjadi keputusan bersama yang akan segera dikoordinasikan di tingkat kementerian,\" ucap dia.

AYO BACA : 11 Tahun Lalu, Ini Pandemi Sebelum Corona

Tak hanya itu, Yurianto menuturkan ditetapkannnya Covid-19 sebagai pendemi global, karena penyakit ini bisa menyerang siapa saja di dunia ini.

Kemudian, Covid-19 terjadi di lebih dari 114 negara dan menimbulkan kematian yang cukup banyak.

\"Ini ditandai penyakit baru yang belum tahu betul karakternya. kedua terjadi di banyak negara dalam waktu bersamaan dan ada jejak epidemiologinya. tidak mungkin tanpa sebab dan kaitan dengan negara lain. sudah lebih dari 114 negara dan menimbulkan kematian yang cukup banyak,\" ucap dia.

Karena itu, kata Yurianto, seluruh negara  harus melaporkan jumlah kasus Covid-19 di setiap negara.  Artinya, setiap negara wajib mengantisipasi dan memberikan respon terkait virus corona.

\"Oleh karena itu semua negara harus laporkan jumlah kasus, apakah ini suatu pandemi atau bukan. Ternyata ini suatu pandemi. artinya tidak ada satu negara pun yang tidak mengantisipasinya. semua harus memberikan antisipasi, memberi respons,\" katanya.
\n 

AYO BACA : WHO Baru Tetapkan Pandemi Sekarang, Kenapa?

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar