Yamaha

Cegah Corona, Kampus UI Berlakukan KBM Jarak Jauh

  Sabtu, 14 Maret 2020   Khoirur Rozi
Instagram: @univ_indonesia

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Rektor Universitas Indonesia (UI), Ari Kuncoro, menerbitkan Surat Edaran menyusul penetapan status Pandemi virus corona oleh World Health Organization (WHO). Salah satu poin dalam surat edaran tersebut adalah pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Surat Edaran bernomor SE-703/UN2.R/OTL.09/2020 berisi tentang Tentang Kewaspadaan dan Pencegahan Penyebaran Infeksi Covid-19 di Lingkungan Universitas Indonesia. 

Surat tersebut menegaskan, kegiatan belajar mengajar (KBM) dilakukan secara tidak tatap muka langsung atau PJJ. Kebijakan itu terhitung sejak Rabu 18 Maret 2020 hingga berakhirnya semester genap Tahun Ajaran 2019/2020.

AYO BACA : Pesan Anies Cegah Penyebaran Corona saat Salat Jumat

"Pedoman Penyelenggaraan Pembelajaran Jarak Jauh Selama Masa Pandemi Infeksi Covid-19 menjelaskan secara rinci berbagai bentuk atau format PJJ yang dapat diterapkan. Pimpinan Fakultas dan Program Studi diminta untuk memberikan dukungan yang dibutuhkan para dosen untuk dapat menyelenggarakan PJJ," jelasnya, Jumat (13/3/2020).

Kemudian, UI tetap menyelenggarakan KBM dalam bentuk praktik seperti praktik laboratorium, praktik klinik, praktik di industri, dan praktik di berbagai institusi. Namun, para pimpinan fakultas harus memastikan tempat-tempat praktik tersebut menerapkan upaya pencegahan penularan infeksi Covid-19.

"Pimpinan Fakultas dan Program Studi dapat melakukan penjadwalan ulang penyelenggaraan praktik-praktik tersebut disesuaikan dengan perkembangan keadaan," ujarnya.

AYO BACA : Pemerintah Indonesia Putuskan Tak Lakukan Lockdown, Begini Alasannya

Selain itu, penyelenggaraan KBM dalam bentuk praktik lapangan di masyarakat seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Praktik Belajar Lapangan, harus diganti dengan metode pembelajaran lain.

"Penyelenggaraan praktik lapangan di masyarakat harus disertai dengan tindakan kewaspadaan dan pencegahan penularan infeksi Covid-19 yang sebaik mungkin," kata Ari.

Rektor UI juga melarang dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan UI untuk melakukan perjalanan ke luar negeri. Hal itu termasuk perjalanan ke luar negeri bagi mahasiswa kelas khusus internasional. 

"Pimpinan UI juga sangat menganjurkan semua dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan UI untuk tidak melakukan perjalanan di dalam negeri yang tidak penting. Selain hal-hal di atas, Kampus UI tetap menjalankan aktivitas seperti biasa," tutupnya.

AYO BACA : Hoax, Mal Kokas Dikabarkan Lockdown

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar