Yamaha

Ini Skenario untuk Menyelesaikan Serie A Italia

  Selasa, 17 Maret 2020   Budi Cahyono
Para pemain Juventus merayakan gol Aaron Ramsey ke gawang Inter Milan dalam laga lanjutan Serie A di Juventus Stadium, Senin (9/3/2020) dini hari WIB. (Foto: AFP)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Panggung eksotis lapangan hijau Serie A Italia resmi ditangguhkan karena wabah virus corona. Bahkan Pemerintah Italia memberlakukan lockdown di seluruh penjuru Negeri Pizza untuk mencegah persebaran virus corona lebih jauh.

Sejumlah skenario disiapkan untuk menyelesaikan kompetisi Liga Italia musim 2019/2020 yang terhenti sementara karena virus corona. Masih ada 12 sampai 13 pertandingan tersisa. Jumlahnya berbeda bagi setiap tim karena ada laga yang ditunda saat tim lain bertanding.

AYO BACA : Opsi Nyeleneh Federasi Sepak Bola Italia untuk Akhiri Serie A

Berbagai pihak yang berkompeten dilaporkan sudah menemukan rencana yang paling memungkinkan untuk menyelesaikan Seri A, yakni melanjutkan liga pada 2 Mei dan mengakhirinya pada 30 Juni. 

Jika Liga Italia bisa kembali digelar pada 2 Mei, akan ada sembilan laga akhir pekan dan tiga pertandingan tengah pekan bersama dengan lima tanggal untuk Liga Europa. 

AYO BACA : Diusulkan, Liga Inggris Bisa Dilanjutkan Rentang Juni-September

Ini berarti klub harus memainkan 17 pertandingan Seri A dan kompetisi piala pada waktu tersebut. Namun, Coppa Italia mungkin akan dikorbankan dan dialihkan ke musim depan.

Berbagai sumber termasuk La Repubblica dan La Gazzetta dello Sport, seperti dikutip dari Football Italia, Ahad (15/3), menguraikan kalender baru yang paling memungkinkan di tengah pandemi corona.

Namun, tidak ada keputusan yang dapat diambil sampai UEFA menggelar pertemuan darurat pada Selasa (17/3). Pertemuan ini akan menentukan nasib Euro 2020 dan cara terbaik untuk menyelesaikan kompetisi Liga Champions maupun Liga Europa.

Penangguhan resmi sepak bola Italia hanya berlangsung hingga 3 April. Namun, penangguhan tampaknya akan berlanjut karena hingga saat ini tercatat sudah 11 pemain yang merumput di Seri A positif terjangkit corona. 

Selain itu, Italia pun masih memberlakukan kebijakan lockdown. Presiden FIGC Gabriele Gravina kembali mengingatkan bahwa Seri A harus selesai pada 30 Juni. Jika tidak, mereka terpaksa harus menerima sistem play-off dan play-out untuk menentukan scudetto dan zona degradasi.

AYO BACA : Giliran Liga Australia Akan Digelar Tanpa Penonton

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar