Yamaha

Peduli Penanganan Corona, Jack Ma Terbitkan Buku Digital

  Kamis, 19 Maret 2020   Budi Cahyono
Jack Ma Bikin Buku Digital Pedoman Penanganan Corona. Foto: Republika/ Wihdan

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM  -- Wabah corona di seluruh dunia memantik Jack Ma Foundation dan Alibaba Foundation memberikan edukasi dan informasi dengan menerbitkan pedoman penanganan virus corona baru SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19.

AYO BACA : Pekan Ini VW Akan Tutup Pabrik di Eropa

Pedoman ini disusun berdasarkan berbagai pelajaran dan pengalaman para dokter, serta tenaga medis dari Rumah Sakit Rujukan Utama, Zheijang University School of Medicine (FAHZU).

Pedoman yang tersedia dalam format digital ini secara komperehensif memuat segala hal tentang Covid-19, serta tahapan-tahapan penanganannya, mulai dari penyaringan, diagnosa dan perawatan pasien yang terinfeksi. Selama 50 hari, FAHZU merawat 104 pasien positif Covid-19, termasuk di antaranya 78 pasien kritis.

Sejauh ini FAHZU telah berhasil melalui krisis kesehatan publik ini tanpa ada satu pun kasus tenaga medis terinfeksi, kesalahan diagnosa dan kematian pasien.

AYO BACA : Ayo Media Network Terbitkan Aturan Work from Home bagi Karyawan

Pendiri Jack Ma Foundation, Jack Ma, mengatakan, seiring dengan meningkatnya situasi pandemi global, berbagai pengalaman dan pembelajaran ini menjadi sesuatu yang berharga dan bekal yang penting bagi dokter dan tenaga medis.

“Kami berharap pengalaman yang tertuang pada pedoman ini dapat menjadi bekal bagi para dokter, perawat dan tenaga medis, saya butuh bantuan Anda semua untuk membagikan pedoman ini ke rumah sakit, dokter, perawat dan siapa pun yang perlu mengetahuinya di seluruh dunia,” kata Ma, melalui siaran pers yang diterima oleh republika.co.id, Kamis (19/3).

Pedoman tersebut tersedia dalam covid-19.alibabacloud.com. Pedoman yang berisi 28 bab ini juga memberikan strategi teknis peningkatan efikasi, penanganan kegawatdaruratan dan pasien kritis, pentingnya pusat komando di rumah sakit dan lembaga kesehatan.

Ada pula berbagai cara memaksimalkan dampak upaya medis dengan dana terbatas hingga berbagai studi kasus, termasuk transplantasi dua ginjal dan praktik terbaik unit-unit terkait, seperti pengelolaan infeksi dan klinik-klinik rawat jalan.

Ketua FAHZU dan Editor in Chief penyusunan pedoman ini, Profesor Tingbo Liang, berharap pedoman tersebut dapat memberikan dukungan pengambilan keputusan klinis yang paling efisien untuk para tenaga medis di seluruh dunia. Para staf dan tenaga medis dapat mengunduh buku pedoman digital ini dalam bahasa Inggris.

AYO BACA : Dampak COVID-19, HIPMI Dorong Perbankan Beri Keringanan pada Pengusaha

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar