Yamaha

Pemilihan Wagub DKI Jakarta Kembali Molor

  Jumat, 20 Maret 2020   Fitria Rahmawati
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta pada, Rabu (14/8/2019). [Suara.com/Fakhri Fuadi]
JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Ketua DPRD Jakarta, Prasetio Edi Marsudi menyampaikan penundaan pemilihan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta.
 
Penundaan tersebut berdasarkan perkembangan wabah virus corona di DKI Jakarta dan Indonesia.
 
Padahal, skenario sebelumnya adalah pemilihan Wagub tetap berjalan dengan membatasi peserta terlibat maksimal 200 orang, sesuai saran Dinkes DKI Jakarta.
 
"Sehubungan hal tersebut, mengingat kondisi saat ini yang kurang kondusif dan untuk pencegahan penyebaran Covid-19 maka pelaksanaan rapat paripurna DPRD DKI Jakarta ditunda," ujar Prasetio dalam suratnya kepada Anggota DPRD DKI, Jumat (20/3/2020).
 
Kendati sudah menunda, Prasetio belum menentukan lagi kapan pemilihan pengisi kursi DKI 2 itu akan dilaksanakan. Nantinya Badan Musyawarah (Bamus) akan membahasnya lebih lanjut.
 
"Akan dijadwalkan kembali dalam rapat Bamus DPRD," ujarnya.
 
Saat dihubungi, Prasetio menyatakan keputusan ini diambil sebagai langkah mitigasi dari penularan virus corona. Ia menyatakan situasi sekarang tidak memungkinkan untuk menggelar rapat.
 
"Saya putuskan untuk ditunda sementara karena melihat situasi yang tidak memungkinkan karena virus corona ini ya. Kita bersama prihatin dan harus memahami bahwa kejadian ini luar biasa," pungkasnya.
 
Sebelumnya, anggota Panitia Pemilihan (Panlih), S Andyka, mengatakan, pemilihan Wakil Gubernur tetap dilaksanakan seusuai jadwal yakni 23 Maret. Namun pelaksanaannya akan dibatasi dengan ketat untuk mencegah penularan virus corona.

AYO BACA : Dibatasi! Hanya 200 Orang Boleh Hadiri Pemilihan Wagub DKI

AYO BACA : Banyak Beban Kerja, Anies Butuh Posisi Wagub Segera Diisi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar