Yamaha

Perang Lawan Corona, Spanyol Akan Perpanjang Keadaan Darurat

  Senin, 23 Maret 2020   Budi Cahyono
Wanita tampak dari jendela di Panti Jompo San Martin, di Spanyol utara, Kamis (19/3). Di sana sejumlah lansia dipastikan terinfeksi corona.(AP Photo/Alvaro Barrientos)

MADRID, AYOJAKARTA.COM — Negara Spanyol berada pada fase terburuk menghadapi pandemic virus corona. Pemerintah Spanyol pun berupaya akan memperpanjang kondisi darurat hingga 11 April mendatang, karena fase terburuk penyebaran virus ini belum terlewati.

“Kita sedang berperang,” kata Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez pada Minggu (22/3/2020), waktu setempat. Dia berharap semua pihak berwenang di negaranya menyetujui perpanjangan masa keadaan darurat.

AYO BACA : Batasi Pergerakan Warga, Malaysia Turunkan Militer

Untuk memperpanjang keadaan darurat, pemerintah perlu memperoleh persetujuan dari parlemen. Partai oposisi utama Spanyol, People’s Party, telah menyatakan dukungan terhadap gagasan tersebut. 

Dukungan itu akan memberikan suara yang cukup untuk partai Sanchez, yakni Socialist Party, dan mitra koalisi pemerintah sayap kiri Unidas Podemos, merealisasikan perpanjangan keadaan darurat. Parlemen Spanyol dijadwalkan menggelar sesi pleno pada Rabu (25/3/2020). 

AYO BACA : Siapa Yang Tahan, Dialah Yang Hidup

Spanyol mengumumkan keadaan darurat terkait Covid-19 pada 14 Maret. Hal itu seharusnya berlangsung selama 15 hari. Di bawah keadaan tersebut, warga dilarang melakukan aktivitas, kecuali ada keperluan mendesak dan penting. 

Sanchez memuji warga Spanyol yang berkomitmen tetap tinggal di rumah dan tak berkegiatan di luar ruangan. “Kita berharap bahwa dengan tindakan yang begitu drastis, dramatis, dan sulit ini, kita dapat menekuk kurva (kasus) virus corona,” ujarnya.

Pada Minggu, jumlah kematian akibat Covid-19 di Spanyol meningkat dari 1.326 menjadi 1.720 jiwa. Angka infeksi pun bertambah dari 24.926 menjadi 28.572 kasus. Data itu menempatkan Spanyol sebagai negara kedua di Eropa yang paling parah terdampak wabah Covid-19.

AYO BACA : Harga Minyak Dunia Anjlok Gegara 'Lockdown' Sejumlah Negara

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar