Yamaha

Ini 7 Efek Buruk Duduk Terlalu Lama saat Work from Home

  Senin, 23 Maret 2020   Budi Cahyono
ilustrasi duduk terlalu lama (pixabay)

AYOJAKARTA.COM -- Wabah virus corona yang tengah terjadi saat ini, membuat sejumlah negara yang terdampak, menerapkan berbagai tindakan preventif guna mencegah penularan virus lebih jauh lagi. Salah satu kebijakan yang dijalankan adalah social distancing, di mana masyarakat diminta untuk mengurangi dan menghindari keramaian dengan tetap tinggal di rumah.

Indonesia, merupakan salah satu negara yang tengah menjalankan kebijakan tersebut. Sebagian dari instansi perkantoran telah menerapkan kebijakan work from home atau bekerja dari rumah.

Bekerja dari rumah, memberikan kemudahan bagi para pekerja untuk tetap produktif sel itama social distancing berlangsung. Namun, seiring denga hal itu, bekerja dari rumah juga memberikan efek negatif bagi kondisi kesehatan tubuh Anda. Hal itu disebabkan kurangnya aktivitas fisik yang Anda lakukan, karena Anda hanya duduk dan bekerja di dalam kamar atau di depan laptop sepanjang hari.

Menurut penelitian American Cancer Society, jika duduk selama enam jam sehari atau lebih, risiko meninggal dini meningkat sebesar 19 persen, dibandingkan dengan mereka yang duduk kurang dari tiga jam. 

Analisis penelitian lain menemukan hubungan antara duduk dan bahaya kematian akibat penyakit jantung koroner yang lebih tinggi. Studi tersebut mengatakan bahwa semakin banyak seseorang duduk, semakin besar peluangnya untuk meninggal dalam 12 tahun karena masalah jantung. 

Melansir dari Boldsky, Minggu (22/3/2020) berikut 7 efek buruk duduk terlalu lama:

1. Membakar Kalori Lebih Lama

Laju pembakaran kalori turun menjadi 1 kalori per menit, yang berarti bahwa jika Anda duduk selama satu jam, Anda telah membakar 60 kalori lebih sedikit daripada berdiri. 

AYO BACA : Presiden Atletik Dunia Setuju Olimpiade Tokyo 2020 Mundur

Saat berdiri, Anda dapat membakar 300 kalori lebih banyak setiap hari. Membakar lebih sedikit kalori membuat Anda lebih mudah mengalami kenaikkan berat badan. 

2. Menaikkan Berat Badan

Duduk terlalu lama, dapat denhan mudah menambah berat badan Andak. Tubuh meningkatkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat), resistensi insulin, dan trigliserida plasma, yang berarti tubuh Anda mulai memproduksi lebih banyak insulin, karena tubuh Anda tidak lagi menerima insulin yang menekan pankreas dan hati. 

3. Membuat tulang rapuh

Tulang Anda mungkin menjadi lebih lemah dan kehilangan beberapa kandungan mineral karena duduk terlalu lama. 

Apa pun yang dapat membuat Anda berjalan dan bergerak, telah terbukti bermanfaat bagi tulang. Jika Anda tidak melakukan aktivitas fisik yang cukup, semakin tinggi kemungkinan tulang Anda akan rapuh. 

4. Melemahkan sistem kekebalan tubuh

Terlalu lama duduk tanpa aktivitas fisik, dapat membuat sistem kekebalan tubuh Anda  tidak berfungsi dengan baik. 

AYO BACA : Harga Minyak Dunia Anjlok Gegara 'Lockdown' Sejumlah Negara

Olahraga perlu dilakukan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dengan memperkuat sel-sel guna mencegah bakteri dan virus menyerang tubuh Anda.

5. Mengganggu sirkulasi darah

Ketika Anda duduk berjam-jam tanpa bergerak, tubuh tidak mampu membawa darah dengan efisien ke kaki Anda, yang menyebabkan penyumbatan di arteri. 

Anda mungkin merasakan mati rasa atau kram menyakitkan di kaki Anda ketika duduk terlalu lama. Hal itu juga dapat menyebabkan pembekuan darah. 

6. Sakit punggung

Risiko kesehatan karena duduk terlalu lama, menjadi penyebab utama sakit punggung. Duduk terlalu lama bahkan dapat mengubah kekencangan tulang belakang dan menambah risiko cedera pada punggung bagian bawah.

7. Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Duduk terlalu lama daat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke ketika. Duduk di meja kantor atau di depan komputer, memiliki risiko yang sama, menyebabkan pengaruh yang tidak sehat pada gula darah dan lemak darah. (Vina Elvira)

 

AYO BACA : 213.946 Pasien Corona Sembuh, Epicentrum Bergeser ke Italia dan AS

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar