Yamaha

Ratusan Sekolah di Bogor Belajar Secara Daring

  Senin, 23 Maret 2020   Husnul Khatimah
Kadisdik Kota Bogor Fachrudin (Ayobogor/Husnul Khatimah)

BOGOR, AYOJAKARTA.COM -- Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Fachrudin mengatakan semua sekolah, mulai jenjang TK, SD, SMP, SMA, dan SMK di kota tersebut telah melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara daring. 

“SD ada sekitar 260, SMP ada 123, SMA sekitar 50, SMK sekitar 100, TK PAUD sekitar 300,” ujar Fachrudin, Senin (23/3/2020).

Lebih lanjut ia menjelaskan, untuk jenjang TK telah menggunakan Aplikasi Halo Bunda. Untuk jenjang yang lebih tinggi diberikan keleluasaan bagi guru-guru untuk membuat video pendek ataupun menggunakan kanal lain yang mendukung pembelajaran. 

AYO BACA : DKI Jakarta Distribusikan 40 Ribu APD ke Rumah Sakit

“Kreativitas memang berjalan untuk pembelajaran jarak jauh ini,” kata Fachrudin. 

Dia menambahkan kreativitas juga menjadi jawaban bagi sekolah yang belum dapat menyelenggarakan KBM daring. Pihaknya mendorong orangtua untuk memanfaatkan media belajar alternatif selama peserta didik belajar di rumah. 

"Kami yakinkan mereka menggunakan sumber belajar yang ada yaitu buku sesuai dengan tema-tema yang diminati,” jelasnya. 

AYO BACA : Status KLB, Hotel di Bogor Tutup

Belajar Menyenangkan

Sementara itu Plt Kepala Biro Kerja Sama dan Humas Kemendikbud, Ade Erlangga Masdiana mengatakan terdapat beberapa daerah yang telah menerapkan KBM di rumah. Pihaknya mengimbau untuk menghadirkan belajar yang menyenangkan dari rumah bagi siswa dan mahasiswa.

“Senin 23 Maret 2020 ke depan beberapa daerah masih menerapkan kegiatan belajar mengajar di rumah. Untuk itu kami mengajak kepada para pendidik untuk menghadirkan belajar di rumah yang menyenangkan,” tutur Erlangga.

Belajar di rumah, kata Erlangga, tidak berarti memberikan tugas yang banyak kepada siswa atau mahasiswa, tetapi menghadirkan kegiatan belajar mengajar yang efektif sesuai dengan kondisi daerah masing-masing. 

“Proses Kegiatan Belajar Mengajar dapat merujuk pada Surat Edaran Mendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan COVID-19 pada Satuan Pendidikan, dan Nomor 36962/MPK.A/HK/2020 tentang Pembelajaran secara Daring dan Bekerja dari Rumah dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19), serta Surat Edaran dan petunjuk dari Kepala Daerah, dan Rektor masing-masing Universitas,” terang Erlangga. 

AYO BACA : Tenaga Medis Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar