Yamaha

Presiden PKS Salurkan Bantuan APD ke PB IDI dan PPNI

  Kamis, 26 Maret 2020   Widya Victoria
Ilustrasi

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) dan beberapa kebutuhan tenaga kesehatan ke PB IDI dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) pada Rabu (25/3/2020) siang.

Saat serah terima bantuan, Sohibul didampingi dan beberapa petinggi DPP PKS dan Fraksi PKS DPR.

Hal ini diutarakan Ketua Gerakan Nasional Tanggap Bencana (Genta) Pusat PKS Naharus Surur dalam keterangannya di Jakarta. 

Naharus menyebutkan bantuan yang akan diberikan berupa APD lengkap, hand sanitizer, sarung tangan dan masker.

"Bantuan untuk tenaga kesehatan yang merupakan kelanjutan Instruksi Presiden PKS sebelumnya yang memerintahkan kepada anggota dan struktur partai membantu kebutuhan logistik dalam penanganan COVID-19. Terutama yang sangat mendesak bagi pada tenaga kesehatan di rumah sakit," tutur Naharus.,

Ia menjelaskan saat ini seluruh struktur PKS di Indonesia sampai level DPRa atau setingkat kelurahan sudah melaksanakan Instruksi Presiden PKS agar melakukan karantina mandiri dan membantu masyarakat serta tenaga kesehatan yang membutuhkan.

"Mulai dari yang paling standar pembagian masker, penyemprotan disinfektan ke tempat-tempat umum. Di Poso Sulteng dan Pontianak, Kalimantan Barat kami bersinergi dengan gereja yang meminta penyemprotan disinfektan. Lalu kemarin DPW PKS Jakarta menyalurkan 42 ribu masker untuk Pemprov DKI. Teman-teman di Fraksi PKS DPR juga berkomitmen memotong gaji untuk disumbangkan," terang dia.

Naharus mengingatkan, saat ini yang menjadi prioritas adalah penyediaan APD standar untuk tenaga kesehatan, perawatan pasien positif dan PDP termasuk untuk kebutuhan keluarganya dan fasilitas penunjang untuk perlindungan bagi masyarakat yang bekerja di sektor informal. 

"Sebisa mungkin harus karantina mandiri, tetap di rumah semaksimal mungkin. Jika karena faktor pekerjaan belum bisa tinggal di rumah pastikan secara disiplin melakukan PHBS dan mengikuti protokol pencegahan COVID-19," papar Naharus.

 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar