Yamaha

Krisis Virus Corona, Federasi Sepak Bola Spanyol Siapkan Dana Rp8,75 Triliun untuk Klub

  Kamis, 26 Maret 2020   Budi Cahyono
Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) Luis Rubiales. Foto: EPA-EFE/SPANISH SOCCER FEDERATION

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Sepak bola di Spanyol ditangguhkan sampai waktu yang belum ditentukan. Korban meninggal akibat virus corona di Spanyol merupakan yang terbesar setelah Italia.

Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) Luis Rubiales mengatakan, federasi tetap bertekad untuk menyelesaikan musim ini. Saat ini, kata dia, kesehatan menjadi yang paling utama bagi semua pihak. Namun, ketika situasi sudah kembali normal, maka kompetisi bisa segera dilanjutkan.

AYO BACA : Kiper Atalanta Positif Covid-19

Untuk membantu klub-klub di tengah krisis virus corona, RFEF telah menyiapkan dana sebesar 500 juta euro (Rp8,75 triliun) dalam bentuk pinjaman untuk membantu klub yang mengalami kesulitan finansial akibat pandemi virus corona (Covid-19).

Uang itu disiapkan bagi klub di La Liga dan Divisi Segunda untuk menjamin kelayakan klub dan memastikan mereka mampu membayar upah pemain dan karyawan.

AYO BACA : Penangguhan Bundesliga Diperpanjang hingga 30 April

RFEF juga menyediakan empat juta euro bagi klub non-profesional dan menawarkan layanan psikolog dan fisioterapis untuk upaya kesehatan nasional bersama dengan hotel tim nasional Spanyol.

"Kami bekerja dengan luar biasa untuk menyelesaikan masalah. Kata-kata yang ingin saya ucapkan adalah persatuan, harapan, ketelitian dan disiplin terhadap para korban, pihak berwenang dan masyarakat secara keseluruhan. Bersama-sama kita akan mengalahkan virus," kata Luis dikutip dari Four Four Two, Kamis (26/3/2020).

Luis mengaku telah bersurat kepada klub tentang keinginan RFEF itu. Hanya, dia menyadari bahwa pihaknya tidak begitu optimistis kompetisi dapat segera dilanjutkan.

"Kami melihat hampir mustahil untuk melakukannya pada awal Mei dan saya berharap saya salah. Kami harus mempertimbangkan untuk mulai bermain di luar 30 Juni dan mengatasi kerugian yang disebabkan oleh solusi ini," ujar dia.

AYO BACA : Cek Kondisi Atletnya, Puslatprov KONI Papua Kirim Tim Monev ke Surabaya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar