Yamaha

Olimpiade Tokyo 2020 Ditunda, Timbul Masalah Baru

  Kamis, 26 Maret 2020   Budi Cahyono
Logo Olimpiade (dok Republika)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Penundaan Olimpiade Tokyo 2020 menimbulkan persoalan baru di kalangan atlet. Mekanisme kualifikasi untuk kemgumpulkan poin agar dapat lolos ke Tokyo tidak berjalan sesuai jadwal yang sudah ditentukan.

AYO BACA : Olimpiade Tokyo 2020 Ditunda, Persiapan Zohri Lebih Matang

Sebab, beberapa cabang olahraga sudah menentukan tenggat waktu pengumpulan poin. Salah satu contohnya Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) yang menetapkan April 2020 sebagai batas kualifikasi.

AYO BACA : Krisis Virus Corona, Federasi Sepak Bola Spanyol Siapkan Dana Rp8,75 Triliun untuk Klub

Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari mengatakan belum jelas apakah proses kualifikasi dihentikan dan tetap menggunakan hasil yang sekarang atau ada perubahan lain.

“Hal-hal teknis yang menyangkut penundaan selama satu tahun ini apa yang harus dilakukan dan bagaimana cara melakukannya, masih akan dibahas,” kata Raja Sapta seperti dikutip Republika.co.id.

Melirik data Reuters, tercatat sudah 57 persen dari 11 ribu atlet yang mengamankan tiket ke Olimpiade Tokyo. Melihat hal ini, IOC dan federasi-federasi olahraga dikabarkan sedang membahas 43 persen kuota yang tersisa, di tengah gangguan pandemi virus corona.

Olimpiade 2020 resmi dimundurkan setahun. Setelah 124 tahun sejak pertama digelar, untuk kali perdana Olimpiade alami penundaan. Olimpiade pernah batal dilaksanakan pada 1916, 1940, 1944 akibat perang dunia, tapi belum pernah mengalami penundaan.

AYO BACA : Peduli Korban Corona di Swiss, Federer Donasi Rp16,5 Miliar

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar