Yamaha

PLN Pastikan Kompensasi WFH Hoax

  Senin, 30 Maret 2020   Widya Victoria
Ilustrasi tower PLN

AYOJAKARTA.COM -- PT PLN (Persero) memastikan bahwa informasi yang beredar tentang adanya pemberian kompensasi kepada pelanggan saat ada kebijakan work from home (WFH) itu palsu alias hoax.

Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, I Made Suprateka menjelaskan, tautan atau link yang dibagikan melalui pesan berantai tersebut adalah kompensasi yang pernah diberikan oleh PLN pada saat padam listrik yang terjadi pada Agustus 2019 lalu. 

"Bukan kompensasi karena adanya Work From Home. Jadi bisa kami pastikan isu tersebut tidak benar," tegas Suprateka dalam siaran pers, Minggu (29/3/2020). 

AYO BACA : Cek Fakta, Seruan Gubernur DKI agar Pasutri Setop Dulu Hubungan Intim

Vice President Public Relation PLN Dwi Suryo Abdullah menambahkan, untuk pembayaran rekening listrik bulan April untuk pelanggan listrik rumah tangga pascabayar, PLN memutuskan penghitungannya menggunakan data historis rata-rata pemakaian kWh pada Desember, Januari, dan Februari. 

Kebijakan itu ditujukan untuk mencegah penyebaran COVIC-19 baik untuk pelanggan maupun petugas baca meter yang akan mendatangi lokasi pelanggan.

PLN juga memastikan bahwa perhitungan dengan menggunakan data rata-rata ini tidak menimbulkan harga yang berbeda karena tarif tenaga listrik yang berlaku saat ini tidak ada perubahan.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar