Yamaha

Tak Penuhi Standar Kualitas, Belanda Tarik Masker dari Tiongkok

  Senin, 30 Maret 2020   Budi Cahyono
Ilustrasi. Belanda menarik puluhan ribu masker dari Tiongkok karena tak sesuai standar kualitas. (Foto: Brais Lorenzo/EPA)

AYO BACA : Kasus Corona di Dunia Tembus 721.902 Kasus, Meninggal 33.965 dan Sembuh 151.128

AYO BACA : Ini Penjelasan Lion Air soal Kecelakaan di Manila

AMSTERDAM, AYOJAKARTA.COM – Dinilai tak memenuhi standar kualitas, Pemerintah Belanda menarik puluhan ribu masker yang didatangkan dari Tiongkok.

Masker-masker tersebut sudah didistribusikan ke rumah sakit sebagai bagian dari alat pelindung diri bagi tenaga medis yang merawat pasien terinfeksi virus corona.

Kementerian Kesehatan Belanda mengatakan mereka menerima masker tersebut dari sebuah pabrik di Tiongkok pada 21 Maret. Sebagian masker telah didistribusikan ke tenaga medis.

"Sisanya akan segera ditangguhkan dan belum didistribusikan. Tes kedua juga mengungkapkan bahwa masker tersebut tidak memenuhi standar kualitas. Sekarang telah diputuskan untuk tidak menggunakan masker tersebut," ujar pernyataan Kementerian Kesehatan dilansir Aljazirah, Senin (30/3/2020).

Saluran televisi publik NOS melaporkan hampir separuh dari 1,3 juta masker yang dikirim akan dikembalikan. Masker tersebut tidak menutup wajah dengan proporsional dan memiliki filter yang tidak berfungsi. 

Belanda bukan satu-satunya negara yang khawatir atas kualitas pasokan masker dari salah satu pabrik di Tiongkok. Pekan lalu, Spanyol mengumumkan bahwa mereka akan mengembalikan lebih dari 600 juta alat tes uji cepat yang dibeli dari salah satu perusahaan Tiongkok. Euronews melaporkan alat uji tersebut memiliki tingkat deteksi sebesar 30 persen.

Kementerian Kesehatan Turki menyatakan alat tes cepat dari sebuah perusahaan di Tiongkok tidak memenuhi standar. Turki telah menunjuk perusahaan Tiongkok lainnya untuk menyediakan alat tes cepat.

AYO BACA : Pekan Ketiga Lockdown, Spanyol Perkuat Pembatasan Penyebaran Corona

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar