Yamaha

Krisis Corona, Gaji Pemain Barcelona Dipotong 70 Persen

  Selasa, 31 Maret 2020   Budi Cahyono
Lionel Messi Foto: Sergio Perez/Reuters

BARCELONA, AYOJAKARTA.COM -- Setelah Juventus mengumumkan pemotongan gaji pemain, kini giliran Barcelona yang sudah memotong gaji pemain di tengah krisis virus corona.

Adalah Lionel Messi yang mengungkapkan pemotongan gaji para pemain Barcelona yang setuju dipotong gaji hingga 70 persen pada masa krisis akibat pandemi corona lewat media sosial, Senin (30/3/2020).

Pada saat yang sama, megabintang Barcelona ini mengkritik sikap manajemen klub yang dinilai menempatkan pemain dalam posisi yang tak ideal.

Dalam pernyataannya, Messi juga menulis para pemain Barcelona akan memberikan sumbangan sehingga karyawan klub lainnya tidak terpengaruh oleh kondisi saat ini dan tetap menerima gaji 100 persen.

AYO BACA : Pemain Juventus Dipuji, Sedia Potong Gaji di Tengah Krisis Corona

"Banyak yang telah dikatakan tentang tim utama Barcelona dan gaji para pemain selama keadaan darurat negara," tulis Messi dalam surat itu, dikutip Foxsports.

“Sebelum apa pun, kami ingin menegaskan bahwa kami selalu ingin mengurangi gaji kami karena kami sangat memahami bahwa ini adalah situasi yang luar biasa dan kami SELALU yang pertama untuk membantu klub ketika diminta. Sebenarnya, kami telah melakukannya sendiri pada saat-saat ketika kami merasa itu perlu atau penting.”

"Oleh karena itu, itu mengejutkan kami bahwa di dalam klub ada orang-orang yang ingin menempatkan kami di bawah pengawasan dan mencoba menempatkan kami di bawah tekanan untuk melakukan sesuatu yang kami selalu tahu akan kami lakukan."

Messi mengatakan perlu beberapa hari untuk mengumumkan kesepakatan itu karena para pemain sedang mencari formula untuk membantu klub dan juga para pekerjanya di saat yang sangat sulit ini.

AYO BACA : Sembuh dari Covid-19, Ini Pesan Guard Boston Celtics

Tak lama, Barcelona kemudian mengumumkan semua anggota tim olahraga profesionalnya dan sebagian besar pemain tim bola basket telah setuju untuk pemotongan gaji. 

"Dalam kasus tim utama sepak bola, pengurangan akan lebih dari 70 persen dari yang semula disepakati dengan klub," kata Barcelona seperti dilansir Republika.co.id.

"Kontribusi tambahan ini oleh tim, bersama dengan kontribusi yang akan dibuat oleh klub itu sendiri, akan menjamin 100 persen dari gaji semua staf non-olahraga di klub."

Barcelona mengucapkan terima kasih kepada semua atlet profesional atas sikap mereka dalam situasi luar biasa akibat krisis kesehatan ini.

Spanyol telah menjadi salah satu negara yang paling terpukul oleh pandemi Covid-19. Spanyol menyalip Tiongkok pada Senin dengan lebih dari 85 ribu orang dinyatakan terinfeksi. Ada laporan 812 kematian baru, meningkatkan jumlah kematian keseluruhan menjadi 7.340.

Barcelona mengatakan akhir pekan lalu bahwa pihaknya mengirimkan 30 ribu masker kepada pemerintah Katalunya untuk membantu memerangi pandemi. 

AYO BACA : Petinju Legendaris Tyson Ingin Dua Orang Ini Duel

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar