Yamaha

Mizuiku Targetkan Edukasi 2.500 Anak SD dan Guru di Indonesia

  Rabu, 01 April 2020   Widya Victoria
(Suntory Garuda Beverage)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Suntory Garuda Beverage (SGB) mengumumkan bahwa program Mizuiku tahap pertama sampai saat ini telah berhasil meraih pencapaian lebih dari 75 persen dari target.

“Mizuiku - Aku Cinta Air Bersih” adalah program berkelanjutan untuk mempromosikan kesadaran pelestarian air bersih kepada anak-anak agar menjadi agen-agen perubahan dalam usaha pelestarian air bersih. 

Pada fase pertama di tahun 2019/2020, Mizuiku menargetkan edukasi air bersih untuk 2.500 anak-anak SD berusia antara 10 hingga 11 tahun, dan para guru di lima daerah termasuk Gowa (Sulawesi Selatan), Banjarbaru (Kalimantan Selatan), Tangerang (Banten), Sidoarjo (Jawa Timur) dan DKI Jakarta. 

Sampai hari ini, program edukasi Mizuiku telah sukses dilaksanakan untuk memberikan edukasi kepada 1.900 anak-anak SD dan guru; total 700 individu di Gowa, 500 di Banjarbaru, 300 di Sidoarjo dan 400 di Tangerang.

"Dengan pencapaian lebih dari 75 persen dari target saat masih di kuartal pertama tahun ini, kami optimis target fase pertama 2019/2020 akan tercapai bahkan kemungkinan besar akan terlampaui," ujar Chief Executive Officer, Charles Rossi. 

"Hal ini membuktikan bahwa sebagai perusahaan terkemuka untuk minuman dalam kemasan, pelestarian air bersih termasuk sumbernya sangat penting bagi kami," sambungnya. 

Charles menerangkan, SGB ​​berbagi misi korporasi yang sama dengan perusahaan induknya, Suntory, yaitu “to Create Harmony with People and Nature” serta semangat pendiri Suntory "Giving back to Society" sebagai misi besar perusahaan untuk mewariskan segala hal yang baik bagi generasi selanjutnya. 

"Bangga menjadi bagian dari Suntory Group, SGB menekankan pentingnya keberlanjutan sumber air bersih bukan saja karena menjadi urat nadi bisnis perusahaan tapi merupakan sumber daya paling berharga untuk mendukung kehidupan manusia," ujarnya. 

Lebih lanjut Charles menjelaskan, modul Mizuiku meliputi pembelajaran yang dilakukan baik di dalam maupun di luar ruangan untuk memberikan siswa kesempatan menjelajahi semua aspek pelestarian air bersih. 

Pembelajaran dilakukan melalui diskusi interaktif, permainan, lagu dan tarian serta praktek di lapangan yang dirancang agar mereka termotivasi untuk melestarikan air bersih. Modul tersebut dapat dimodifikasi menjadi satu sesi atau beberapa sesi sesuai kebutuhan di lapangan yang sangat variatif.

Pada Januari 2020, masih kata Charles, Mizuiku mengadakan pelatihan bagi hampir 200 guru dari hampir 50 sekolah yang berlokasi di Tangerang. 

Program pelatihan tersebut membekali para guru dengan pengetahuan lebih mendalam tentang lingkungan dan air bersih, tools baru (video tentang siklus air, pembuatan biopori, dan lain sebagainya) maupun alat peraga (permainan ular tangga, alat demo karakteristik air, dan lain-lain). 

Dalam beberapa bulan ke depan, pihaknya optimistis jika situasi semakin kondusif, SGB akan melanjutkan dengan menggelar program edukasi Mizuiku bagi anak-anak SD dan guru di beberapa sekolah dasar, terutama di Sidoarjo, Jawa Timur dan DKI Jakarta.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar