Yamaha

Nelayan Bersyukur Jokowi Tak Lakukan Lockdown

  Kamis, 02 April 2020   Widya Victoria
Ilustrasi nelayan

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Opsi pemerintah untuk tidak melakukan karantina wilayah atau lockdown diapresiasi nelayan. 

Meski tidak mudah penanganan pandemic virus corona, bagi nelayan pilihan lockdown akan membunuh mereka. 

Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Siswaryudi Heru menyampaikan rasa syukur para nelayan atas keputusan pemerintah tersebut.

“Anda bisa bayangkan jika lockdown, nelayan akan koit (mati). Dua sampai tiga hari saja tak pergi melaut, tak ada tangkapan ikan, ya hanya bisa menyaksikan foto nelayan di buku Yasinan, alias koit. Terimakasih dari nelayan Indonesia, karena lockdown itu tak dilakukan,”tutur Siswaryudi, Kamis (2/4/2020).

Bagaimana pun, lanjut Ketua Bidang Kelautan dan Perikanan Pengurus Pusat Dewan Ekonomi Indonesia Timur (DEIT) ini roda kehidupan bagi nelayan harus terus berputar. Tidak mungkin tertahan karena pandemik virus corona.

Dengan tidak melakukan lockdown, ia memandang Presiden Joko Widodo telah memberikan angin segar bagi nelayan Indonesia, untuk tetap waspada.

“Dan yang terutama, nelayan masih bisa perlahan memutar roda perekonomiannya. Bagaimana pun, dapur harus tetap bisa berasap,” ujar Siswaryudi.

Ia optimistis dengan pilihan yang dilakukan pemerintah Indonesia, perekonomian perlahan akan bisa bangkit kembali.

“Nelayan bersyukur tidak jadi lockdown. Kalau lockdown, wah, enggak bisa ngapa-ngapain. Mati. Perekonomian juga mati,” tuturnya lagi.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar