Yamaha

China Dilanda Kebakaran Hutan Tewaskan 19 Orang

  Kamis, 02 April 2020   Fitria Rahmawati
Ilustrasi kebakaran hutan. [AFP/Saeed Khan]
AYO BACA : Pacman Tak Terima Distigmakan Terpapar Corona

AYO BACA : TNI Bersama ACT Sebar Bantuan Sembako di 10 Wilayah DKI

XICHANG, AYOJAKARTA.COM - China kembali diguncang musibah. Belum selesai urusan dengan wabah corona dan hantavirus, kebakaran hutan melanda negara tersebut. Kebakaran hutan yang terjadi di dekat kota Xichang di Provinsi Sichuan menewaskan 19 orang.
 
Sejumlah pejabat China mengatakan, kekeringan, suhu udara yang tinggi, dan perubahan mendadak arah angin mengakibatkan kebakaran hutan di sebuah kawasan pegunungan di barat daya negara itu terjadi. 
 
Kantor berita pemerintah, Xinhua, mengatakan, hingga Rabu (1/4/2020), ribuan petugas pemadam kebakaran masih berusaha mengendalikan api. Para korban yang tewas adalah 18 petugas pemadam kebakaran dan seorang pemandu mereka. Tiga orang lain, yang pada hari Senin (30/3/2020) dinyatakan hilang di hutan itu, berhasil ditemukan, dan mereka kini dalam kondisi stabil.
 
Li Jun, seorang pejabat tinggi di Xichang, mengatakan kepada Xinhua, kawasan itu telah 20 hari tidak mendapat hujan. Sementara suhu udara mencapai 31 derajat Celsius dan angin bertiup dengan kecepatan 20 meter per detik. 
"Semua faktor tersebut mengakibatan perebakan kebakaran secara cepat,” lapor Xinhua.
 
Selain mengendalikan kebakaran dan mengevakuasi warga, menurut Xinhua, pihak berwenang juga berusaha mengamankan sejumlah prasarana industri penting, termasuk stasiun penyimpanan dan distribusi gas alam cair, dua pom bensin, empat sekolah, dua lokasi warisan budaya, dan sebuah gudang terbesar di Xichang. Lebih dari 18.000 orang dari tiga kota di dekatnya telah dievakuasi, kata Xinhua.
 
Hampir setahun yang lalu, di lokasi yang sama, kebakaran hebat menewaskan 27 petugas pemadam kebakaran dan tiga relawan pembantu mereka.

AYO BACA : Daftar 100 Warteg Jabodetabek yang Bagi Makanan Gratis

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar