Yamaha

Jumlah Kematian Akibat Covid-19 Capai 90 Orang, Anies: Ini Sangat Mengkhawatirkan

  Kamis, 02 April 2020   Budi Cahyono
Wapres Ma'ruf Amin saat rapat online dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Dokumentasi Setwapres)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM --  Jumlah kematian akibat virus corona atau Covid-19 di DKI Jakarta mencapai 90 orang. Hal itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kepada Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat teleconference penanganan virus corona (Covid-19) di ibu kota.

Pada kesempatan itu, Anies menyampaikan ada 38 jenazah Covid-19 yang dimakamkan per Kamis (2/4/2020). Anies menjelaskan bahwa total orang yang positif terinfeksi Covid-19 sebanyak 885 orang dengan rincian 561 pasien masih menjalani perawatan, dan 181 orang memilih isolasi mandiri.

AYO BACA : Update: 1.790 Kasus Positif, 112 Sembuh dan 170 Kematian di Indonesia

“Berita baiknya dalah 53 orang dinyatakan sembuh tapi ada berita kurang baik 90 orang dinyatakan meninggal,” kata Anies saat live conference bersama Ma'ruf, Kamis (2/4/2020).

Kemudian penekanan Anies ada pada jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Melihat jumlah pasien positif Covid-19 sebanyak 885 orang dan 90 orang meninggal dunia, dapat diartikan ada 10 persen fatality rate.

AYO BACA : Ditolak Warga, Rapid Test Covid-19 di Stadion GBLA Batal Digelar

Menurutnya angka tersebut menandakan pandemi Covid-19 di DKI Jakarta sangat mengkhawatirkan dibandingkan dengan global. Lebih dari 2 kali lipat dibandingkan angka rata-rata global. Jadi kalau kita lihat begitu global itu 4,4 persen, ini sangat mengkhawatirkan, ujarnya.

Apalagi Anies menyebutkan per hari ini sudah ada 38 jenazah yang dimakamkan seusai dengan protap Covid-19. Dengan kondisi tersebut Anies mengharapkan adanya langkah pembatasan ekstrem. Ia pun akan mengirimkan surat ke Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto agar segera menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta.

“Langkah ke depan kita melaksanakan sesuai dengan PP Nomor 21 Tahun 2020. Jadi hari ini kami akan mengirimkan surat ke Menkes meminta untuk segera menetapkan PSBB untuk Jakarta,” ujar Anies.

AYO BACA : Nasir Djamil Kritisi Perppu Penanganan Covid-19, Ada Pasal 'Kebal Hukum'

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar