Yamaha

Prioritaskan Kesehatan Pelanggan dan Karyawan, PT Pos Terapkan Protokol Khusus

  Kamis, 02 April 2020   Hendy Dinata
Dok. PT Pos Indonesia

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Sejalan dengan upaya pencegahan wabah COVID-19 yang terus dilakukan Pemerintah, PT Pos Indonesia (Persero) menjalankan sejumlah prosedur untuk meminimalkan kontak dalam pengiriman dan penerimaan paket.  

Atas arahan Menteri Komunikasi dan Informatika Tentang Upaya Penanganan Corona Virus Disease,  terdapat rekomendasi bagi karyawan pusat, cabang dan mitra PT Pos Indonesia (Persero) seluruh Indonesia untuk tetap mendistribusikan barang-barang pelanggan yang meliputi surat, paket dan logistik, utamanya barang-barang farmasi yang ada kaitannya dengan kebutuhan pencegahan penyebaran COVID-19.  Namun, harus tetap mematuhi kebijakan pemerintah untuk menjaga jarak aman (physical distancing).

Adapun beberapa informasi terkait sistem pengantaran paket, antara lain:

1. Mengacu kepada imbauan pemerintah mengenai karantina wilayah yang mengharuskan para pekerja untuk bekerja dari rumah maka berpengaruh terhadap jam kerja operasional Kantor Pos dan juga pembatasan jumlah karyawan, khususnya Pengantar Pos yang bertugas di lapangan sehingga berdampak pada terhambatnya pengiriman paket karena keterbatasan armada.

2. Adanya prosedur tambahan yang diaplikasikan kepada petugas Pengantar Pos sebelum terjun ke lapangan, seperti melakukan cek suhu tubuh dan diwajibkan menggunakan APD seperti masker dan sarung tangan.

3. Setiap paket yang akan diantar telah melalui protokol standar penanganan COVID-19.

4. Layanan pos lainnya tetap dilaksanakan sebagaimana mestinya dengan pengaturan jam operasional layanan dan titik-titik outletnya seperti pembayaran pensiun, pengiriman wesel, pembayaran cicilan dan transaksi jasa keuangan lainnya.

Sebagai langkah antisipasi lainnya, PT Pos Indonesia (Persero) berupaya semaksimal mungkin membantu para pelanggan dapat tetap mengirimkan paket memanfaatkan layanan penjemputan barang secara gratis (free pick up service) selama wabah COVID-19 berlangsung.

Pelanggan hanya perlu menghubungi Call Center Halo Pos di 161 dan O-Ranger akan datang untuk menjemput barang yang akan dikirim oleh pelanggan, begitu juga dengan Layanan Jasa Keuangan dapat dilakukan dari handphone dengan aplikasi PosGiro Mobile.

“Call Center Halo Pos 161 bisa dihubungi dan tetap dapat diakses. Pelanggan tidak perlu datang ke Kantor Pos karena O-Ranger akan datang ke alamat pelanggan kemudian barang akan dijemput dan pengirimannya diproses saat itu juga. Begitu juga untuk layanan Jasa Keuangan, kini cukup dilakukan di rumah dengan mengunduh aplikasi Pos Giro Mobile di PlayStore, semua transaksi keuangan seperti bayar-bayar dan kirim uang dapat dilakukan dengan aplikasi ini," ujar Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), Gilarsi W. Setijono, Kamis (2/4/2020).

Gilarsi menambahkan bahwa menjaga keselamatan pegawai pos dan pelanggan adalah kewajiban pihaknya. Paket yang dikirimkan pun dipastikan telah melewati protokol sterilisasi. Pelanggan tidak perlu khawatir mengirimkan apapun menggunakan layanan Pos Indonesia.

PT Pos Indonesia pun turut mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus menjaga kesehatan, dan menjalankan protokol yang telah dianjurkan Pemerintah agar bersama-sama dapat mencegah penyebaran COVID-19.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar