Yamaha

Cegah Corona, Masjid di Kota Depok Masih Tutup

  Jumat, 03 April 2020   Fitria Rahmawati
Masjid Al Awami di Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat, tidak melangsungkan ibada salat Jumat pada hari ini. (Suara.com/Novian)
AYO BACA : Setelah Hancur Lebur, Harga Minyak Dunia Naik 10%

AYO BACA : Cara Mencuci Baju supaya Bebas Covid-19

DEPOK, AYOJAKARTA.COM - Mencegah pandemi terus meluas, sejumlah masjid tidak menggelar salat berjamaah termasuk salat Jumat. Itu dilakukan di Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat.
 
Pantauan Suara.com, jaringan Ayojakarta.com, salah satu Masjid yang tidak melaksanakan salat Jumat ialah Masjid Nurul Mukmin. Pekan ini menjadi kali kedua, Masjid Nurul Mukmin tidak melaksanakan salat Jumat sejak 27 Maret lalu.
 
Dalam spanduk informasi yang terpasang di pagar depan Masjid tertulis bahwa peniadaan salat Jumat dilakukan untuk mematuhi imbauan dari pemerintah dan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI). Imbauan itu tak lain soal mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Bahkan, dituliskan untuk salat zuhur berjamaah pada Jumat juga ikut ditiadakan.
 
"Berdasarkan imbauan dari pemerintah dan fatwa MUI sebagai ikhtiar memutuskan mata rantai virus corona (Covid 19) maka mulai tanggal 27 Maret 2020 sampai batas waktu yang belum ditentukan untuk sementara waktu Masjid Nurul Mukmin tidak melaksanakan kegiatan salat Jumat dan atau salat zuhur berjamaah pada hari Jumat. Dimohon untuk salat zuhur di rumah masing-masing," tulis Ketua DKM Masjid Nurul Mukmin, H.M Syafei.
 
Selain Majsid Nurul Mukmin, pelaksanaan salat Jumat di Masjid Al Awami juga ditiadakan pada pekan ini. Untuk Masjid Al Awami sendiri ini merupakan pekan kedua pelaksanaan salat Jumat ditiadakan.
 
Namun, untuk salat zuhur berjamaah di Masjid Al Awami masih tetap dilaksanakan dengan imbauan dari DKM untuk menjaga jarak saf salat.
 
Sebelumnya, Ketua DKM Masjid Al Awami, Heriyanto mengatakan keputusan untuk tidak melaksanakan salat Jumat sudah berdasarkan dengan Fatwa Majelis Ulama Indonesia serta imbauan pemerintah pusat dan daerah. Keputusan, lanjut dia, juga sudah melalui musyawarah dengan pejabat RT/RW dan tokoh agama setempat.
 
Selain meniadakan pelaksanaan salat Jumat pada pekan ini, DKM Masjid Al Awami juga melakukan penundaan peringatan hari-hari besar keagamaan sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan. Hal tersebut dilakukan guna menghindari terjadinya kerumunan orang.
 
"Untuk Isra Miraj juga ditiadakan untuk Masjid Al Awami," kata Heriyanto, Jumat (27/3/2020).
 
Meski meniadakan salat Jumat, tetapi untuh ibadah salat wajib lima waktu masih dilaksanakan secara jamaah. Kendati begitu, DKM membuat anjuran dan tanda agar jamaah dapat menjaga jarak saf salat sekitar 1 meter.
 
Terkait pencegahan penularan Covid-19, DKM Masjid Al Awami sudah melakukan penyemprotan disinfektan dan penggulungan karpet. Sehingga, jamaah yang hendak menunaikan salat diminta membawa sajadah masing-masing dari rumah.
 
"Sesuai rapat, karpet digulung, Masjid disterilisasi disemprot (disinfektan), terus jaga jarak. Sudah dikasih tanda di masjid juga," ujar Heriyanto.
 
Catatan Redaksi: Jika anda merasakan gejala klinis awal COVID-19 seperti batuk, bersin, demam, dan kesulitan bernapas, untuk memastikannya atau mengetahui informasi yang benar perihal virus ini bisa menghubungi nomor hotline Posko KLB Dinkes DKIbaik melalui sambungan telepon maupun Whatsapp:  081388376955. Sementara, untuk nomor kegawatdaruratan dapat menghubungi 112 atau 119.
 
Bagi masyarakat di luar Jakarta, bisa menghubungi nomor hotline Kementerian Kesehatan RI di 021-5210411 atau nomor 081212123119.
 
Pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang efektif adalah rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Hand sanitizer dengan kadar alkohol 70-80 persen adalah alternatif.

AYO BACA : Jelang Akhir Pekan, IHSG Menguat

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar