Yamaha

Sepi Pengunjung, Disney Rumahkan Karyawan

  Jumat, 03 April 2020   Fitria Rahmawati
Disney berencana merumahkan karyawannya akhir bulan ini (Foto: ilustrasi Disney). Foto: EPA
AYO BACA : Sempat Dibeton, 4 Jalan Akses Masuk Kota Tegal Akhirnya Dibuka

AYO BACA : Kapan Pandemi Covid-19 Berakhir? Ini Penjelasan Pakar

CALIFORNIA, AYOJAKARTA.COM - Taman hiburan dan bisnis lainnya milik Walt Disney Company ikut terdampak virus corona. Ratusan ribu karyawan akan dirumahkan, namun belum tahu kapan akan kembali melanjutkan bisnisnya.
 
"Pandemi COVID-19 memiliki dampak yang besar terhadap dunia kita, dengan penderitaan dan kehilangan yang tak terhitung, dan telah meminta kita semua untuk berkorban," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan, dikutip dari AFP, Jumat (3/4/2020).
 
Namun, Disney tetap berkomitmen untuk membayar gaji karyawan sampai 18 April. Meski demikian pihaknya tidak memberikan indikasi yang jelas terkait waktu memulai kembali bisnisnya.
 
Sementara, cuti akan dimulai pada hari berikutnya (19/4/2020). Disney mengatakan bahwa staf yang terdampak virus tersebut akan menerima manfaat kesehatan penuh selama periode itu.
 
Seluruh divisi Disney Parks, Experiences and Products, yang meliputi 12 taman hiburan, hotel, dan jalur pelayaran, mempekerjakan sekitar 177 ribu orang. Namun, pihak Disney tidak menjelaskan jumlah karyawan yang dirumahkan.
 
Pekan lalu, Ketua Eksekutif Disney, Bob Iger, mengatakan, dia berencana untuk memberikan seluruh gajinya sampai keadaan pandemi membaik. Sementara, CEO Bob Chapek, akan mengambil potongan 50% dari gaji pokoknya.
 
Menurut Forbes, Iger memperoleh 47,5 juta dolar AS pada tahun 2019, termasuk penghargaan saham dan bonus 21,8 juta dolar AS. Chapek memiliki gaji pokok sebesar 2,5 juta dolar AS, ditambah bonus target 7,5 juta dolar AS dan hibah insentif jangka panjang tahunan sebesar 15 juta dolar AS.

AYO BACA : Karyawan Pegadaian Pusat Meninggal Terkonfirmasi Covid-19

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar