Yamaha

Kenalin Nih, Bebizie, Ngaku Mantan Pacarnya Kompol Fahrul

  Sabtu, 04 April 2020   Aldi Gultom
Pendangdut Bebizie. (Instagram/JPNN)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Perwira Polri, Kompol Fahrul Sudiana, mendadak tenar. 

Polisi yang baru dicopot dari jabatannya sebagai Kapolsek Kembangan (Jakarta Barat) ini jadi bulan-bulanan publik. Sebab, dirinya menggelar pernikahan mewah di tengah instruksi pemerintah untuk meniadakan keramaian dan menerapkan physical distancing di tengah wabah COVID-19.

Fahrul sudah dimutasi ke bagian analis kebijakan di Polda Metro Jaya. Dia dinilai melanggar maklumat Kapolri tentang Kepatuhan terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona.

Tak mau ketinggalan naik daun, pendangdut yang bernama panggung Bebizie, tiba-tiba mengejutkan publik lewat pengakuannya pernah menjalin kasih dengan Fahrul.

Berdasarkan penuturan Bebizie, jalinan kasihnya dengan Fahrul berlangsung beberapa tahun. Selama ini publik memang tak tahu tentang hubungan mereka.

"Aku pacaran sejak tahun 2017 dan putus akhir 2019. (Hubungan) kami nggak pernah dipublikasikan karena alasan pekerjaan," kata pendangdut 37 tahun ini saat dihubungi wartawan, Jumat (3/4/2020).

AYO BACA : Polisi Dilarang Bergaya Hidup Mewah, Kompolnas Minta Kompol Fahrul Diusut

Siapa dia sebenarnya? Suara.com mencatat, Bebizie memulai karier bermusik lewat penampilannya di kafe. Bebizie akhirnya masuk label musik dan merilis single debutnya, Nyamuk Malam, pada 2013. Sejak saat itu ia tenar dengan "Goyan Nyamuk".

Penyanyi bernama asli Sari Sri Mulyati ini sudah menelurkan tiga lagu. Di antaranya Duda Perjaka (2013) dan Jangan Bilang Sayang (2015).

Selain menyanyi, Bebizie yang kerap tak sungkan tampil "terbuka" ini, juga mencicipi dunia akting. Tercatat ia pernah membintangi FTV tahun 2016.

Sebelum menjalin kasih dengan Kompol Fahrul, Bebizie sudah berstatus janda. Mantan suaminya, Erik, ternyata merupakan putra komedian sepuh, Mpok Atiek. Dari hasil pernikahannya itu mereka dikaruniai tiga anak.

Bebizie pernah menohok publik dengan aksinya memprotes Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly. Sang menteri ia "serang" karena menyebut Tanjung Priok sebagai sarang preman dan kemiskinan, beberapa waktu lalu.

Sebagai seseorang yang punya sejarah hidup dengan Tanjung Priok, ia merasa tak terima. Ibu Bebizie sendiri berjualan nasi uduk demi mendapatkan rejeki halal menghidupi keluarga.

 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar