Yamaha

Pandemi Corona, 3.611 Pekerja di Jakarta Kena PHK

  Sabtu, 04 April 2020   Fitria Rahmawati
ilustrasi pekerja garmen. shutterstock
AYO BACA : Masyarakat Tak Pelu Khawatirkan Pasien Covid-19 yang Sembuh

AYO BACA : Bupati Pidie Aceh Sebut Corona Senjata Biologis

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Pandemi corona  menyebabkan 3.611 pekerja dari 602 perusahaan di Jakarta terkena PHK. Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Nakertrans dan Energi) DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, selain ada dikenai PHK juga terdapat 21.797 pekerja dan buruh di 3.633 perusahaan dirumahkan.
 
"Karena itu, Disnaker dan Energi tengah mendata pekerja atau yang mengalami PHK atau dirumahkan tapi tidak menerima upah sebagai dampak dari adanya pandemi Covid-19," kata Andri, Sabtu (4/4/2020)
 
Hingga 3 April pukul 10.30 WIB, kata Andri, tercatat ada 4.235 perusahaan dan 25.408 pekerja atau buruh yang telah mengirimkan laporan. Yaitu, 3.611 yang di-PHK dan 21.797 pekerja dirumahkan.
 
"Kami akan terus membuka pendataan sampai hari ini atau 4 April 2020 pukul 24.00," ujarnya.
 
Andri menuturkan, data tersebut nantinya akan dihimpun Dinas Nakertrans dan Energi DKI Jakarta untuk disampaikan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Untuk kemudian dimasukan dalam program pemerintah melakukan kebijakan percepatan dan perluasan implementasi Program Kartu Prakerja melalui pelatihan keterampilan kerja dan pemberian insentif kepada para pekerja yang di-PHK dan pekerja yang dirumahkan tapi tidak menerima upah.
 
"Kami minta mereka yang terdampak agar dapat mengisi data lengkap dan valid agar bisa dibantu," tuturnya.
 
Disnakertrans dan Energi DKI Jakarta terus menyebarluaskan informasi pendataan daring ini melalui Whatsapp blast kepada serikat dan federasi pekerja, Apindo, Kadin, Dewan Pengupahan dan ketua asosiasi lainnya. Kuota pendataan untuk Jakarta sebanyak 1.646.541, sekarang baru 26 ribu pekerja yang didata.
 
"Kalau ada yang bertanya lewat tanggal 4 April bagaimana? Silakan input data saja, datanya diterima atau tidak diterima itu kewenangan dari kementerian, mereka yang sudah menetapkan batas waktu," katanya.

AYO BACA : Hari Ini, Batas Waktu Pendataan Pekerja Korban PHK atau Dirumahkan Tanpa Gaji

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar