Yamaha

Pemprov DKI Perpanjang Masa Penutupan Tempat Hiburan

  Sabtu, 04 April 2020   Khoirur Rozi
Ilustrasi tempat hiburan. [shutterstock]
AYO BACA : Wakil Jaksa Agung Arminsyah Akan Dikebumikan di TPU Pendongkelan

AYO BACA : Pandemi Corona, 3.611 Pekerja di Jakarta Kena PHK

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta memperpanjang masa penutupan sementara kegiatan operasional industri pariwisata. Semula, kebijakan ini berlaku sampai 5 April 2020, menjadi diperpanjang hingga 19 April 2020.
 
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia mengatakan, kebijakan ini dilakukan sebagai upaya peningkatan kewaspadaan terhadap penularan wabah COVID-19.
 
"Kami kembali mengimbau kepada seluruh penyelenggara industri pariwisata untuk dapat melaksanakan aturan perpanjangan penutupan sesuai tanggal yang telah ditetapkan. Dan melalui berbagai pertimbangan," kata Cucu dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/4/2020).
 
Cucu mengatakan, ada tambahan empat kegiatan usaha yang ditutup sementara, yakni arena permainan ketangkasan keluarga, gelanggang rekreasi olahraga, jasa salon kecantikan atau perawatan rambut, dan balai pertemuan.
 
"Kami juga akan menutup sementara empat kegiatan usaha yang berpotensi dapat menyebabkan penularan COVID-19," ujarnya.
 
Sebelumnya, Disparekraf juga menutup usaha pariwisata di antaranya klub malam, diskotek, pub, karaoke, pijat, spa, bioskop, billiard, bola gelinding (bowling), mandi uap (spa) dan seluncur.

AYO BACA : Keluyuran Saat Wabah Bisa Dibui 4 Bulan

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar