Yamaha

KPT Ciater Tangsel Dijadikan Rumah ODP Covid-19

  Sabtu, 04 April 2020   Fitria Rahmawati
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjadikan kawasan pertanian terpadu (KPT) Ciater, Serpong, Tangsel sebagai tempat penampungan orang dalam pengawasan (ODP) virus Corona, Sabtu (4/4). Foto: Republika/Abdurrahman Rabbani
AYO BACA : Masyarakat Tak Pelu Khawatirkan Pasien Covid-19 yang Sembuh

AYO BACA : Bupati Pidie Aceh Sebut Corona Senjata Biologis

TANGERANG SELATAN, AYOJAKARTA.COM - Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) Ciater, Serpong, Tangerang Selatan akan dijadikan tempat penampungan orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19. 
 
Asda (Asisten Daerah) I Tangsel, Rahmat Salam mengatakan, tim kesehatan Tangsel akan menjemput warga berdasarkan data ODP yang diperoleh dari Puskesmas, Rumah Sakit, dan tempat layanan kesehatan lainnya. Mereka akan dilakukan penanganan di KPT Ciater.
 
"Nanti rumah lawan covid-19 ini tujuannya untuk memutus rantai penyebaran virus corona. Nanti masyarakat yang berstatus ODP Corona bisa dibawa ke sini untuk diperiksa. Jika sudah dinyatakan sembuh dipersilakan pulang lagi," ujar Rahmat, Sabtu (4/4/2020).
 
Lahan yang terletak di kawasan Tandon Ciater, Serpong ini, memiliki luas tanah 18 hektar. Rahmat berencana melakukan sosialisasi kepada warganya mengenai keberadaan rumah lawan covid-19. Meski pun sebelumnya mendapat penolakan dari warga sekitar.
 
"Mekanismenya tim gugus tugas dan tim medis akan menjemput warga berdasarkan data dari Puskesmas dan Rumah Sakit. Tidak ada biaya bagi warga ber KTP Tangsel," ujar Rahmat.
 
Ketua RT 07/RW 07, Uus Usman ketika dijumpai mengaku, mendukung rencana Pemkot Tangsel menggunakan KPT sebagai tempat penampung warga bestatus ODP. Sebab, dia percaya, dengan begitu akan mempercepat pemutusan rantai penyebaran virus Corona.
 
"Memang tadi warga sempat demo, tapi setelah dijelaskan akhirnya warga memahami apa yang dimaksud oleh Pemkot. Nanti saya juga akan melakukan sosialisi kepada warga mengenai rumah lawan covid-19 ini agar warga paham,"  ujar Uus.
 
 
Catatan Redaksi: Jika anda merasakan gejala klinis awal COVID-19 seperti batuk, bersin, demam, dan kesulitan bernapas, untuk memastikannya atau mengetahui informasi yang benar perihal virus ini bisa menghubungi nomor hotline Posko KLB Dinkes DKIbaik melalui sambungan telepon maupun Whatsapp:  081388376955. Sementara, untuk nomor kegawatdaruratan dapat menghubungi 112 atau 119.
 
Bagi masyarakat di luar Jakarta, bisa menghubungi nomor hotline Kementerian Kesehatan RI di 021-5210411 atau nomor 081212123119.
 
Pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang efektif adalah rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Hand sanitizer dengan kadar alkohol 70-80 persen adalah alternatif.

AYO BACA : Sebenarnya, Cuaca dan Iklim Indonesia Menghambat Virus Corona

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar