Yamaha

Pengusaha Muda: Gubernur Anies Cepat, Tanggap, dan Terbuka Hadapi COVID-19

  Minggu, 05 April 2020   Widya Victoria
M. Alipudin (Media Hipmi)

 

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia telah mencapai angka 2.092 per Sabtu (4/4/2020). Untuk kasus yang meninggal dunia disebutkan 1919 orang, sementara yang berhasil sembuh ada 150 orang.

Fungsionaris Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Jakarta Raya (Hipmi Jaya), Muhamad Alipudin mengaku sangat prihatin atas wabah COVID-19 yang sedang melanda dunia saat ini. 

Pria yang akrab disapa Ape ini pun mengapresiasi arahan dan langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam rangka mencegah meluasnya virus corona di Indonesia, khususnya Jakarta.

Sejak diumumkan kasus pertama virus corona, Gubernur Anies secara bertahap menghentikan sementara kegiatan perkantoran, pendidikan, dan wisata publik. Selain itu Pemprov DKI menyediakan layanan jemput pasien melalui call centre 112 dan 119. 

Langkah tersebut menjadi kebijakan untuk membatasi diri dari konsentrasi massa dalam jumlah banyak.

"Kami sangat mengapresisi langkah Gubernur DKI Jakarta Bapak Anies Baswedan yang sangat cepat tanggap dan sangat terbuka, ini contoh yang baik perlu obektif dan terbuka dalam menghadapi wabah ini. Dengan data yang terbuka, kebijakan yang diambil pun InsyaAllah akan tepat," kata Alipudin pada keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (5/42020).

Apresiasi lain dirinya atas bantuan Pemprov DKI senilai Rp 1 juta per keluarga yang akan dikucurkan untuk warga miskin dan rawan miskin di Jakarta yang perekonomiannya terdampak akibat pandemi COVID-19. 

Pihak Pemprov DKI Jakarta bahkan telah mendiskusikan hal tersebut bersama pemerintah pusat, terutama Kementerian Sosial. Sehingga selama dua bulan ke depan, total 3,7 juta keluarga di Jakarta akan diberikan jaring pengaman sosial alias subsidi.

"Hal-hal seperti itu yang bisa menenangkan masyarakat. Cara gubernur membuat warganya tenang dan tidak panik. Kita dari Hipmi InsyaAllah terus berjuang untuk membantu mendongkrak perekonomian Jakarta dan tidak melakukan PHK," tuturnya.

Menurutnya, dalam situasi pendemi seperti COVID-19 ini memang diperlukan upaya bersama-sama. Alipudin yakin setiap orang bisa melakukan banyak hal dalam menyikapi wabah ini. 

"Saya mengajak seluruh komponen bangsa baik pemerintah maupun masyarakat harus menyatukan untuk bersama-sama saling bekerja keras memberi dukungan menyatakan upaya tekad untuk memerangi COVID-19 ini. Saya percaya setiap dari kita bisa memainkan peranan penting," ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan mengikuti instruksi pemerintah dalam meminimalisir penyebaran COVID-19. Kandidat ketua Hipmi Jaya dengan nomor urut 3 tersebut yakin dunia dan Indonesia secara khusus akan dapat melewati masa-masa sulit ini. 

"Mari kita juga sama-sama berdoa untuk kebaikan bangsa dan negara. Berdoa untuk para dokter dan semua petugas rumah sakit yang saat ini berjuang untuk pasien. Mereka adalah pahlawan, mereka layak mendapatkan yang terbaik, karena mereka sudah memberikan yang terbaik. Masyarakat juga mari menunda kegiatan yang melibatkan banyak orang dan mari ikuti protokol kesehatan yang disampaikan pemerintah," jelasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar