Yamaha

8 Seruan Gubernur Anies karena Stok Masker Medis Terbatas

  Minggu, 05 April 2020   Widya Victoria
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (Humas Pemprov DKI Jakarta)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan telah mengeluarkan Seruan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 9 Tahun 2020 tentang Penggunaan Masker untuk Mencegah Penularan Coronavirus Disease (COVID-19). 

Seruan dikeluarkan mengingat peningkatan kasus COVID-19 di Jakarta memerlukan langkah bersama dari tiap warga untuk mengurangi potensi penularan antarorang. 

"Selain mencegah penularan, persediaan masker medis untuk tenaga medis kini mulai terbatas. Imbauan ini diserukan untuk mengajak masyarakat agar menggunakan masker secara tepat guna, utamanya dengan memprioritaskan masker medis hanya untuk tenaga medis," ungkap Ketua II Gugus Tugas COVID-19 Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Catur Laswanto.

Dalam seruan yang diteken dua hari lalu itu, Anies meminta masyarakat senantiasa menggunakan masker ketika berada atau berkegiatan di luar rumah, tanpa kecuali.

Jenis masker yang digunakan masyarakat berbahan kain minimal dua lapis yang dapat dicuci. Masker jenis ini bisa dibeli atau membuat sendiri sesuai kebutuhan.

Anies mengingatkan, secara rutin rutin mencuci masker kain yang digunakan, dikerjakan tiap hari.

"Tidak membeli dan/atau menggunakan masker medis serta menyadari bahwa masker medis diprioritaskan untuk kesehatan," bunyi seruan itu. 

Anies juga meminta warga tetap mengutamakan berada di rumah, menjaga jarak aman, sering mencuci tangan dengan sabun, dan melaksanakan etika batuk atau bersin.

"Bagi yang ingin membantu sesama warga, maka bantulah dengan mengadakan, memproduksi, dan membagikan masker kain," masih kata Anies dalam seruan tersebut.

Pengurus wilayah (Ketua RT, RW, Kader PKK dan lain-lain) juga diminta mengingatkan warga untuk selalu menggunakan masker di luar rumah.

Catur menambahkan bahwa Seruan Gubernur ini untuk menjadi perhatian masyarakat dan dapat dilaksanakan secara bersama.

Kasus positif COVID-19 di Jakarta per Minggu (5/4/2020) tercatat sejumlah 1.143 orang. Sebanyak 58 orang sembuh, 110 orang meninggal, 246 menjalani self isolation di rumah, dan 729 masih menjalani perawatan.

Sedangkan, 739 orang masih menunggu hasil laboratorium. 

Sementara itu, untuk tenaga kesehatan yang terinfeksi COVID-19 sebanyak 106 orang (satu orang di antaranya meninggal, 10 orang sembuh) yang tersebar di 35 RS dan 1 klinik di Jakarta.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar