Yamaha

JK Tinjau Perakitan Armada Gunner PMI di Jawa Barat

  Minggu, 05 April 2020   Hendy Dinata
Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla meninjau langsung proses perakitan armada gunner milik PMI di PT Cidas, Gunung Putri, Jawa Barat, Minggu (05/04/2020) (dok tim Media JK)

AYO BACA : Patroli Siber Bidik Penyebar Hoaks Virus Corona hingga Penghina Presiden

AYO BACA : Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Ramadan Lewat Video Konferensi

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) H M Jusuf Kalla meninjau langsung proses perakitan armada gunner milik PMI di PT Cidas, Gunung Putri, Jawa Barat, Minggu (05/04/2020).

Dalam Perakitan tersebut, rencananya PMI akan membuat sekitar 40 armada gunner yang akan digunakan untuk melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, dan Sulawesi.

Saat ini sebanyak 5 unit armada gunner telah dioperasikan di wilayah DKI Jakarta yang merupakan daerah episentrum pandemi Covid-19, adapun sisanya ditargetkan dua minggu ke depan sudah dapat dioperasionalkan dan didistribusikan ke daerah lainnya.

Selain mobil gunner, PMI juga memiliki 120 unit mobil tangki air, 230 unit mobil pick up serta 30 unit motor roda tiga yg dimodifikasi menjadi kendaraan penyemprotan disinfektan.

Menurut Ketua Umum PMI yang juga Wakil Presiden ke-10 dan 12, segala upaya yang dilakukan PMI ini merupakan langkah preventif PMI dalam memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

"Lebih baik kita bersusah-susah sekarang dari pada kita bersusah di rumah sakit atau di kuburan," ujar Jusuf Kalla.

Sementara itu, PMI telah melakukan penyemprotan di 131 Kabupaten Kota di 26 provinsi dengan jumlah titik penyemprotan sebanyak 3.652. Di mana sebagian besar yang dilakukan penyemprotan adalah rumah ibadah, fasilitas pendidikan, pasar, taman, perkantoran, dan permukiman warga.

AYO BACA : 10 Juta Pelanggan Prabayar Sudah Dapat Nikmati Token Listrik Gratis

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar