Yamaha

104 Orang Jamaah Masih Diisolasi di Dalam Masjid di Taman Sari

  Senin, 06 April 2020   Aldi Gultom
Wali Kota Jakarta Barat, Rustam Effendi. (Poskotanews.com)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Ratusan orang jamaah tablig masih diisolasi di Masjid Jami Kebon Jeruk, Maphar, Taman Sari, Jakarta Barat.

Mereka tidak diperbolehkan beraktivitas di luar masjid untuk sementara. Ini dilakukan menyusul 31 orang jamaah yang terdeteksi positif COVID-19. 

Demikian keterangan Wali Kota Jakarta Barat, Rustam Effendi, saat videoconference dengan Gubernur DKI Jakarta dan para Wali Kota/Bupati, akhir pekan kemarin.

"Semula kami minta rapid test dari Sudin Kesehatan Jakbar, dan ditemukan 3 positif COVID-19. Ini langsung dibawa ke RS Darurat di Wisma Atlet Kemayoran. Hari Kamis dilakukan rapid test kedua. Pada 3 April, hasilnya 31 orang positif COVID-19 dari 141 jamaah. Mereka kami pindahkan lagi ke RS Darurat," ujar Rustam Effendi, 

AYO BACA : 3 Orang Positif, 178 Orang Jamaah Diisolasi di Masjid di Daerah Taman Sari

Pemindahan 31 anggota jamaah positif COVID-19 dilakukan secara bertahap. Pemerintah menyiapkan dua bus, masing-masing bus berisi 15 orang jamaah. 

"Kami siapkan dua bus untuk 31 jamaah, berarti 1 bus isi 15 orang, itu diatur jaraknya, ada tim medis juga," jelas Rustam. 

Sisa jamaah tabligh yang berada di dalam masjid tersebut berjumlah 104 orang. Mereka diisolasi dan dijaga ekstra ketat oleh aparat kepolisian, TNI dibantu Satpol PP. 

"Untuk makanan kami suplai dari Sudin Sosial. Kemudian pengecekan secara berkala, dan dijaga ketat oleh aparat Kodim 0503/JB dan Polres Jakbar, serta Satpol PP. Tidak boleh lagi ada keluar masuk jamaah, termasuk jamaah dari luar masjid," jelasnya. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar