Yamaha

Setelah Taiwan, Giliran Jerman Batasi Penggunaan Zoom

  Kamis, 09 April 2020   Budi Cahyono
Ilustrasi

JERMAN, AYOJAKARTA.COM – Setelah Pemerintah Taiwan melarang aplikasi meeting online, Zoom, digunakan dalam urusan pemerintahan, kini giliran Jerman yang membatasi.

Aplikasi yang diciptakan Erick Yuan tersebut tengah booming di tengah pandemi virus corona.

AYO BACA : Tingkat Keamanan Diragukan, Zoom Dilarang di Taiwan

Kementerian Luar Negeri Jerman mulai membatasi penggunaan aplikasi meeting online Zoom karena alasan keamanan dan perlindungan data, demikian diwartakan Reuters, Rabu (8/4/2020).

Dalam memo internal, Kemlu Jerman mengatakan Zoom terlalu berisiko untuk digunakan oleh para pegawai kementerian tersebut. Aplikasi itu tak bisa dilarang total karena banyak mitra yang menggunakannya dan para pegawai Kemlu diizinkan mengaksesnya tersebut lewat komputer pribadi.

AYO BACA : Pandemi Corona, Pengamat: Target Penjualan Sulit Tercapai

"Berdasarkan laporan media dan temuan kami sendiri, kami menyimpulkan bahwa peranti lunak Zoom memiliki kelemahan dan masalah keamanan serta perlindungan data yang serius," bunyi memo internal Kemlu Jerman yang sudah diakui kebenarannya oleh sumber di lembaga tersebut.

Pengguna Zoom memang meledak sejak banyak orang bekerja dari rumah akibat wabah Covid-19 menyebar di dunia. Zoom digunakan mulai dari Eropa, Amerika Serikat, hingga Asia. Di Indonesia, aplikasi Zoom digunakan oleh para menteri untuk menggelar rapat dan menyapa media.

Tetapi seiring popularitasnya, kelemahan Zoom pun makin banyak terungkap. Aplikasi itu dilaporkan telah menyerahkan data pengguna secara diam-diam ke Facebook dan disebut memiliki koneksi dengan Tiongkok.

Alhasil Pemerintah Taiwan telah melarang aplikasi itu digunakan oleh para pegawai dan institusi pemerintah. Hal yang sama juga dilakukan oleh Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) dan beberapa perusahaan swasta di AS.

Ada juga fenomena baru bernama zoombombing. Ini terjadi ketika sebuah pertemuan online diganggu oleh orang atau oknum yang tak diundang.

AYO BACA : Sony Masih Rahasiakan Harga Stik PS5

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar