Yamaha

Di Jakut Saja, 1.799 Kendaraan Terbukti Langgar Aturan PSBB

  Senin, 13 April 2020   Aldi Gultom
Ilustrasi razia kendaraan. (Viva.co.id)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Sebanyak 1.799 kendaraan melanggar aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di tiga lokasi check point di wilayah Jakarta. 

Jumlah itu adalah akumulasi dari hari pertama PSBB di DKI Jakarta (Jumat, 10/4/2020) sampai Minggu (12/4/2020) kemarin.

Kepala Sudin Perhubungan Jakarta Utara, Harlem Simanjuntak, mengatakan, sejak hari pertama PSBB di DKI Jakarta, petugas gabungan (Kepolisian, TNI, Sudin Perhubungan dan Satpol PP) melakukan penjagaan di Gerbang Tol Tanjung Priok, Gerbang Tol Kapuk dan Pos Kamal.

Di setiap check point tersebut diterapkan pola penjagaan dua sif, yaitu dari pukul 06.00-14.00 WIB dan pukul 14.00-22.00 WIB.

Pengawasan terhadap kendaraan dibagi ke enam kategori, yakni bus, truk, mobil pickup, mobil boks, kendaraan pribadi roda empat dan roda dua.

"Selama tiga hari pelaksanaan, pelanggaran terbanyak dilakukan oleh kendaraan pribadi yaitu 817 kendaraan dan kendaraan roda dua sebanyak 540 kendaraan," ujarnya, Senin (13/4/2020).

Dijelaskan Harlem, secara teknis setiap kendaraan pengangkut barang hanya boleh mengangkut barang kebutuhan vital seperti bahan pokok, bahan bakar minyak dan alat medis. 

Untuk kendaraan angkutan orang dan mobil pribadi boleh beroperasi hanya jika mengangkut orang maksimal setengah dari total kapasitas.

Demikian juga bagi pengendara motor, tidak boleh berboncengan dengan orang yang berlainan alamat tinggal. Selain itu, semua pengemudi dan penumpang diwajibkan menggunakan masker kain.

"Terhadap pelanggaran PSBB, petugas memberikan teguran. Sedangkan pelanggaran lalu lintas ditindaklanjuti petugas kepolisian," ujar Harlem.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar