Yamaha

PSBB Jabodetabek Pengaruhi Ekonomi Nasional

  Jumat, 17 April 2020   Fitria Rahmawati
Sebuah ilustrasi, kolase suasana Jakarta saat pelaksanaan PSBB. Foto: Suara.com

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Perekonomian nasional sangat terdampak saat pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberlakukan di Jabodetabek. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, wilayah tersebut merupakan wilayah yang berkontribusi paling besar terhadap perekonomian nasional.

"Jabodetabek kan kontributor terbesar dalam perekonomian nasional, bisa direkap dari sisi investasi, konsumsi, dan ekspor impor," kata Sri Mulyani dalam konfrensi pers melalui video teleconference di Jakarta, Jumat (17/4/2020).

AYO BACA : FIFA: Sepak Bola Internasional Diprediksi Kembali Bergulir pada 2021

Meski begitu dirinya menambahkan bahwa saat ini pemerintah belum menghitung secara pasti dampak pemberlakukan PSBB ini terhadap perekonomian nasional.

"Kita akan pantau, namun diakui PSBB masyarakat tidak melakukan sosial dan ekonomi bahkan interaksi fisik secara langsung pastinya mengurangi sisi konsumsi dan investasi akan slowing down karena PSBB, jadi dampaknya akan kita ukur setelah kita lihat statistiknya," ucapnya.

AYO BACA : Kekurangan APD, Kota Osaka Minta Warga Donasi Jas Hujan

Sebelumnya lima wilayah di seputar DKI Jakarta resmi memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Kelima wilayah itu yakni Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi. Ada sejumlah aturan yang perlu ditaati warga selama pelaksanaan PSBB itu.

DKI Jakarta sendiri sudah melakukan PSSB sejak Jumat pekan lalu atau tanggal 10 April kemarin.

Pemberlakukan PSBB ini dimaksudkan untuk menekan jumlah penyebaran virus corona atau Covid-19.

AYO BACA : Di Tengah WFH, Anak 10 Tahun Otodidak Bikin Konten Informasi COVID-19

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar