Yamaha

PSI Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Publikasikan Data Bantuan Sosial

  Jumat, 17 April 2020   Khoirur Rozi
William Aditya Sarana (dok Wikipedia)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), William Aditya Sarana mengapresiasi langkah Pemprov DKI mempublikasikan data distribusi bantuan sosial (Bansos). Menurutnya, transparansi data membuat pendistribusian Bansos efektif dan tepat sasaran.

"Kami apresiasi langkah Diskominfotik, transparansi data akan membuat pembagian bansos menjadi lebih efektif dan tepat sasaran. Saat ini sudah ada data distribusi bantuan hingga tingkat RW," kata William dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/4/2020).

AYO BACA : 13 Kelurahan di Jaktim dan Jaksel Terima Bantuan Sosial

Meski demikian, menurut William Pemprov DKI perlu menambahkan fitur pengecekan data penerima bantuan. Dengan fitur ini, warga Jakarta bisa mengetahui dirinya sudah terdaftar sebagai penerima bansos atau tidak.

“Harus dipahami bahwa bansos telah menjadi salah satu tumpuan kehidupan masyarakat. Kepastian status sebagai penerima bantuan akan meringankan pikiran akibat beban hidup yang semakin berat. Jangan sampai ada warga yang merasa yakin akan mendapatkan bantuan, tapi ternyata tidak,” jelasnya.

AYO BACA : Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Bertambah 149, Total 2.819 Orang

Selain itu, dia juga meminta agar disediakan kanal aduan warga. Tujuannya, agar warga yang belum menerima bantuan bisa segera mendaftarkan diri. Warga juga bisa melaporkan jika ada kesalahan pendistribusian bansos.

“Kami menerima aduan di mana warga Pondok Indah mendapatkan bantuan. Ada lagi pembagian bansos di sebuah apartemen mewah di Kelapa Gading. Ini tentu saja memancing pertanyaan dan harus segera dicari tahu mengapa bisa terjadi. Jangan sampai bansos salah sasaran karena banyak warga yang lebih membutuhkan,” kata William. 

Hingga hari ini, Pemprov DKI Jakarta telah mendistribusikan bansos sebanyak 85.859 paket. Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok. Bantuan tersebut menyasar warga miskin dan rentan miskin terdampak Covid-19.

Adapun target penerima bansos sebanyak 1,2 juta kepala keluarga yang bermukim di DKI Jakarta. Bansos ini didistribusikan setiap hari hingga 24 April 2020 mendatang. Program bansos ini bersumber dari realokasi anggaran APBD Provinsi DKI Jakarta.

AYO BACA : Nekat Beroperasi saat PSBB, 23 Kantor di Jakarta Dipaksa Tutup

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar