Yamaha

Viral Pemudik di Tambakrejo yang Diisolasi Beli Kasur dan Makan Sendiri

  Minggu, 19 April 2020   Widya Victoria
Wawacancara Inews Sore dengan Camat Tambakrejo, Hari Kristianto (screenshoot)

AYOJAKARTA.COM -- Viral video yang memperlihatkan kondisi minim fasilitas sebuah tempat karantina pemudik untuk menanggulangi pandemik virus corona (COVID-19).

Si perekam video menyebut lokasi karantina itu berada di SMP Tambakrejo, Bojonegoro, Jawa Timur. 

"Karantina SMP Tambakrejo, karantina sudah ada. Berapa orang nih mas? satu, dua, tiga, empat saya, lima istri saya ada ini di sini, perempuan satu orang," kata pria di balik kamera itu sembari terus merekam.

Sekeliling ruangan nyaris tanpa perabot atau fasilitas penunjang lain. Hanya ada alas tidur seadanya. Arah kamera lantas terhenti pada seorang perempuan tampak paruh baya mengenakan kaos biru dan masker.

"Makan bagaimana bu? makan dikasih?" tanya dia kepada perempuan itu yang tak lain istrinya. 

"Enggak ada," jawab istri pria tersebut melihat ke arah kamera kemudian balik lagi fokus dengan gawainya.

"Kasur beli sendiri, makan beli sendiri," lanjut pria tersebut. 

Ketika dikonfirmasi dalam program Inews Sore, Sabtu (18/4/2020), Camat Tambakrejo, Hari Kristianto membantah para pendatang tidak diperlakukan manusiawi. 

"Apabila itu yang terjadi, itu yang sedang viral sekarang, itu saya nyatakan itu tidak benar," kata Hari.

Namun ia tak memungkiri apabila fasilitas yang diberikan hanya seadanya karena keterbatasan.

"Karena kalau semua masyarakat kami melakukan isolasi, pasti kita juga memperlakukan selayaknya manusia, walaupun dengan keterbatasan yang ada," ujar Hari.

"Tentunya kami tidak bisa sesuatu fasilitas yang sangat mewah atau bagaimanapun," tambahnya.

Hari mengatakan bahwa pihaknya selalu melakukan evaluasi untuk perbaikan layanan. 

"Tetapi yang jauh lebih penting pesan yang harus disampaikan itu adalah bahwasanya ini semua kami lakukan sebagai ikhtiar bersama. Itu untuk menjaga bahwasanya orang yang datang, orang yang mudik itu kita pantau benar keadaannya dengan petugas puskesmas juga supaya mereka itu aman, dan juga masyarakat kami di sini terlindungi keselamatannya," papar Hari.

Hari mengaku sudah turun langsung memeriksa lokasi karantina di SMP Tambakrejo. 

"Benar demikian Pak? seperti yang ada di video ini tidak ada alas tidur, alas tidur harus beli sendiri katanya menurut narasi video? tanya presenter Inews Sore dalam tayangan tersebut.

"Alhamdulillah kondisi di sana baik, Alhamdulillah juga dengan tidak terlalu mewah juga tetap tersediakan," ujar Hari.

Selain video, redaksi Ayo Jakarta juga menerima lampiran kesepakatan bersama Forpimcam Tambakrejo, Kepala Puskemkas Tambakrejo, dan kepala desa se Kecamatan Tambakrejo tentang prosedur penanganan pendatang pemudik/pekerja luar kota yang memasuki wilayah Kecamatan Tambakrejo. Dalam salah satu poin prosedur itu menyebutkan, keluarga yang akan didatangi wajib menyediakan kebutuhan pendatang/pemudik/pekerja di luar kota yang menjalani isolasi (tempat tidur, peralatan mandi/cuci, makan dan minyum 3x sehari).

 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar