Yamaha

Ini 24 Titik Check Point PSBB di Kota Bandung

  Senin, 20 April 2020   Budi Cahyono
Sejumlah warga beraktivitas di Jalan Asia-Afrika yang ditutup untuk pembatasan sosial dan pengurangan titik kumpul warga guna mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Bandung, Kamis (16/4/2020). (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

AYO BACA : Jelang PSBB Bandung Raya, Begini Strategi Ridwan Kamil

AYO BACA : Tangani Pasien Tak Jujur, 21 Tenaga Media di RST Ciremai Cirebon Diisolasi

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung beserta jajaran kepolisian, TNI dan unsur kewilayahan akan menyiapkan 24 titik check point dalam rangka Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Keseluruhan titik tersebut tersebar ke dalam 3 ring utama.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Ricky Gustiadi mengatakan, ketiga ring tersebut meliputi Ring 1 yakni pusat kota, Ring 2 yakni pintu-pintu tol batas kota dan Ring 3, pinggiran kota yang berbatasan dengan wilayah lain. Dalam setiap check point yang ada nantinya akan disiagakan petugas gabungan yang akan melakukan penyekatan atau pemeriksaan pengendara agar sesuai dengan ketentuan PSBB.

"Kira akan lakukan penyekatan. Artinya menyetop kendaraan roda dua atau empat, lalu mengecek pengemudi dan penumpangnya. Apakah memakai masker dan sarung tangan, dan apakah melanggar ketentuan lainnya," ungkapnya ketika ditemui di Balai Kota Bandung, Senin (20/4/2020).

Dia mengatakan, beberapa perturan berkendara yang telah ditetapkan sebagaimana tercantum dalam Peraturan Wali Kota Bandung adalah bahwa ojek online ataupun ojek pangkalan tidak boleh membawa penumpang. Kendaraan umum maupun kendaraan pribadi roda empat (atau lebih) juga hanya diperkenankan untuk mengangkut 50% dari kapasitas penumpang.

"Kalau motor pribadi boleh boncengan dibuktikan dengan KTP satu rumah atau alat bukti lainnya," ungkapnya.

Ricky mengatakan, di setiap check point tersebut akan ditempatkan personel gabungan yang terdiri dari petugas kepolisian, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan dan linmas serta ormas kewilayahan. Selain itu, akan dipasang pula rambu-rambu lalulintas yang diperlukan.

"Kita akan pasang tenda posko, akan pasang rambu portable, penunjuk arah, traffic cone, water barrier dan sebagainya," ungkapnya.

Bila melanggar ketentuan PSBB, Ricky mengatakan pengendara akan mendapat surat teguran dari pihak kepolisian. Meski demikian, teguran tersebut tidak akan dikategorikan ke dalam tipiring (tindak pidana ringan).

"Pada intinya aturan ini untuk menimbulkan kesadaran di masyarakat," jelasnya. (Nur Khansa)

Titik-titik check point:

Ring 1 :
- Jalan Ir.H Juanda
-Jalan Diponegoro
-Jalan Merdeka
-Jalan Braga
Jalan Asia Afrika
-Jalan Purnawarman

Ring 2 :
-GT Buah Batu
-GT Moch. Toha
-GT. Pasirkoja
-GT. Pasteur
-Jalan Sersan Bajuri
-Jalan Gegerkalong Hilir
-Jalan Gunung Batu

Ring 3 :
-Jalan Setiabudhi (Eldorado)
-Cibeureum
-Bundaran Cibiru
-Jalan Cibaduyut
-Jalan Kopo
-Terusan Buahbatu
-Jalan Moh.Toha
-Jembatan Derwati

AYO BACA : Bupati Sragen Siapkan Rumah Angker untuk Warga Bandel Tak Mau Dikarantina

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar