Yamaha

Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan Lebih Mudah Via Online, Ini Caranya

  Selasa, 21 April 2020   Widya Victoria

 

AYOJAKARTA.COM -- Banyak pekerja yang kena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) atau dirumahkan tanpa digaji imbas pandemi virus corona. 

Bagi pekerja yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dapat mencairkan saldo Jaminan Hari Tua (JHT) secara online. Tentunya sesuai dengan syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Kini, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan atau BPJamsostek kini telah memberlakukan Lapak Asik alias Pelayanan Tanpa Kontak Fisik untuk klaim JHT. Jadi, peserta BPJamsostek tak perlu mendatangi kantor pusat atau cabang.

Kebijakan baru tersebut guna menghindari kerumunan atau antrian panjang yang menyebabkan kontak fisik sehingga terjadinya penularan virus corona antarpeserta BPJamsostek.

Direktur Utama BPJamsostek, Agus Susanto mengatakan, BPJamsos mendukung kebijakan pemerintah dalam penerapan work from home (WFH), di mana layanan BPJS Ketenagakerjaan dilakukan melalui daring via website dan BPJSTKU guna mengurangi kontak fisik.

Berikut caranya yang perlu peserta simak dan pahami yang telah Cermati.com rangkum dari situs BPJS ketenagakerjaan.

1. Siapkan Dokumen Klaim JHT BPJamsostek

Jangan langsung terburu-buru, sebaiknya sebelum memulai proses pengajuan klaim melalui Lapak Asik, pastikan sudah menyiapkan beberapa dokumen asli yang sudah discan, seperti berikut:

Kartu Peserta (Fisik Asli atau Cerakan Kartu Digital)
KTP (Kartu Tanda Penduduk)
Kartu Keluarga (KK)
Surat Keterangan Kerja (Bisa berupa Verklaring atau Surat Keputusan atau Surat Keterangan Cacat
Buku Rekening (Pada halaman yang tertera nomor rekening dan masih aktif)
Foto diri (Terbaru dan tampak depan)
Formulir Pengajuan JHT yang sudah diisi dan ditandatangani
NPWP (Untuk klaim manfaat JHT dengan saldo diatas Rp50 juta atau klaim JHT pengambilan 10%
Baca Juga: Karyawan Wajib Tahu Perbedaan Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun BPJAMSOSTEK

2. Isi Lengkap Formulir Klaim JHT BPJamsostek

Formulir klaim JHT dapat di download di https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/page/Formulir.html. Setalah itu, isi lengkap dengan data yang sebenarnya dan jangan lupa untuk ditanda tangan.

Data-data yang harus diisi berupa:

Nama peserta
NIK
Alamat
Nomor telepon atau HP yang dapat dihubungi
Hubungan dengan Pekerja
Data Pekerja
Nama
NIK
Nomor peserta
Tempat tanggal lahir
Nama ibu kandung
Riwayat pekerjaan
Alamat email pemohon
Sebab Klaim
Informasi Rekening
Nama bank
Nama pemilik rekening
Nomor rekening

3. Daftar Antrian Pengajuan Klaim JHT

Tahap selanjutnya adalah daftarkan diri ke antrian pengajuan klaim JHT. Pilih salah satu dari dua cara yang telah disiapkan pihak BPJamsostek, yaitu:

Website di antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id dengan mengisi data antrian mulai dari NIK, KPJ, Nama sesuai E-KTP, Nomor hp yang aktif atau WhatsApp, email pribadi yang aktif, wilayah pelayanan, cabang pelayanan, tanggal pengajuan klaim, jam pengajuan klaim
Aplikasi BPJSTKU

4. Unggah Dokumen via Email

Apabila semua dokumen telah siap dan data-data sudah diisi dengan lengkap dan benar, peserta bisa langsung mengunggah dokumen tersebut via email ke alamat email yang telah ditentukan. Pastikan tak ada satu pun dokumen yang tertinggal atau terlewat diunggah.

5. Verifikasi dari Petugas BPJamsostek

Setelah dokumen selesai dikirim, peserta tak bisa langsung menerima dana JHT. Sebab, semua dokumen yang diberikan akan diproses pengecekan oleh petugas BPJamsostek. Setelah data dan dokumen peserta terverifikasi, maka petugas pelayanan BPJamsostek akan menginformasikan status klaim melalui email, WhatsApp atau telepon.

Klaim JHT Tetap Bisa Dilakukan di Kantor Cabang

Pada umumnya, bagi peserta yang tidak paham melalui online atau pada saat proses klaim JHT lewat online terjadi error, maka klaim JHT tetap bisa dilakukan di kantor cabang BPJamsostek yang dekat dengan tempat tinggal.

Peserta tak perlu khawatir, pihak BPJamsostek telah menetapkan protokol layanan terbatas kepada para pengunjung atau peserta yang hadir dengan tetap menerapkan pembatasan sosial. Dengan begitu, setiap peserta yang hadir dan petugas BPJamsostek bisa tetap menjaga diri dari terkenanya COVID-19.

Peserta yang terpaksa harus datang ke kantor cabang BPJamsostek, jangan lupa untuk selalu mengenakan masker kain, membawa handsanitizer, dan cairan disinfektan.

Klaim JHT Online Lebih Mudah dan Aman

Mengingat situasi sekarang ini sedang pandemi corona, sebaiknya peserta usahakan untuk klaim JHT BPJamsostek lewat online. Bukan hanya lebih mudah, tapi juga lebih aman sebab peserta bisa melakukan klaim JHT di rumah dan kapan saja tanpa harus keluar rumah.

Jika adanya kendala dalam proses klaim JHT Lewat online, peserta segera langsung hubungi layanan masyarakat tanya BPJSTK di 175. Bagi pekerja migran Indonesia atau TKI di luar negeri bisa melalui Whatsapp di nomor +62 811-9115910 atau +62 855-1500910. Peserta bisa menghubungi layanan BPJamsostek mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar