Yamaha

Bebas Karena Corona, 27 Eks Napi Kembali Lakukan Kejahatan

  Selasa, 21 April 2020   Fitria Rahmawati
ilustrasi penjara. shutterstock

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Kabareskrim Polri, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, setidaknya sudah ada 27 eks nara pidana (napi) yang kembali diciduk polisi usai dibebaskan karena kebijakan asimilasi wabah corona. Mereka adalah bagian dari 38.822 napi yang bebas atas kebijakan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly.

AYO BACA : Tarif Lengkap Rail Express KAI, Cirebon-Jakarta Cuma Rp 500 per Kilogra

"Napi yang dibebaskan sebesar 38.822 napi, ada 27 napi yang kembali melakukan kejahatan," kata Listyo kepada wartawan, Selasa (21/4/2020).

AYO BACA : Okupansi Menurun, KAI Maksimalkan Rail Express Selama Pandemi Corona

Beberapa kejahatan yang kembali dilakukan yakni, pencurian kendaraan bermotor atau curanmor, pencurian dengan kekerasan alias curas hingga pelecehan seksual.

"Kejahatan yang mereka lakukan meliputi curat, curanmor dan curas serta satu pelecehan seksual," ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Agus Andrianto menilai keputusan Menteri Hukum dan HAM membebaskan 37.563 narapidana melalui program asimilasi berpotensi menimbulkan permalasahan baru.

Sebab dalam situasi pandemi Virus Corona atau Covid-19, mantan narapidana itu pun akan kesulitan mencari pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

AYO BACA : Polres Bogor Bagi 500 Nasi Bungkus Setiap Hari

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar