Yamaha

Pemudik: Pulang Salah, Nggak Pulang Salah

  Selasa, 21 April 2020   Hendy Dinata
Suasana arus mudik di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa (21/4/2020) (Ayojakarta.com/Hendy Dinata)

PASAR REBO, AYOJAKARTA.COM -- Presiden Joko Widodo melarang seluruh masyarakat Indonesia mudik ke kampung halaman untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam rapat terbatas dengan tema "Lanjutan Pembahasan Antisipasi Mudik" melalui video conference bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju, Selasa (21/4/2020). 

Pantauan Ayojakarta di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, masih ada masyarakat yang hendak mudik ke kampung halaman dengan menggunakan bus. 

Eko Triniawan (35), perantau asal Brebes, Jawa Tengah, ini memutuskan mudik karena sudah rindu dengan isteri dan keluarga di kampung halaman. 

"Sudah biasa, kalau mau puasa saya mudik, karena istri dan anak-anak ada di kampung," katanya kepada Ayojakarta, Selasa (21/4/2020). 

Lebih lanjut, saat disinggung larangan mudik dari pemerintah yang resmi berlaku 24 April mendatang, Eko mengaku pasrah. "Ya mau gimana lagi, serba salah, pulang salah, gak pulang salah, semoga saja saya sehat," ucapnya. 

Tak jauh beda diutarakan Badru (31), supir angkot yang akan mudik ke kampung halaman di Cianjur, Jawa Barat. 

"Susah sekarang, sepi, buat nutupin biaya hidup sehari-hari saja susah, terpaksa saya balik kampung, bantu-bantu di kebun, buat makan-makan saja gak bingung kalau di kampung," katanya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar