Yamaha

PSBB Kota Bandung, Pemkot Larang Sepeda Motor Angkut Penumpang

  Kamis, 23 April 2020   Adi Ginanjar Maulana
PSBB di Kota Bandung masih banyak ditemui pengendara yang membonceng serta membawa penumpang tidak sesuai peraturan yang sudah diatur pada Peraturan Walikota (Perwal) No.14 tahun 2020 tentang PSBB. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung resmi melarang sepeda motor membawa penumpang selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hal itu seiring dengan keluarnya Peraturan Wali Kota (Perwal) No.16 Tahun 2020 tentang Perubahan Perwal No 14 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB di Kota Bandung.

AYO BACA : PSBB Kota Bandung, Polisi Menindak Ratusan Pelanggar

"Kita sudah ada aturannya di Perwal dengan mengedepankan prinsip Standar Operasional Prosedur (SOP) kesehatan. Jadi kalau pun itu satu alamat itu tetap tidak bisa," ujar Wali Kota Bandung, Oded M Danial usai Rakor Ketupat Lodaya 2020 di Polrestabes Bandung, Kamis (23/4/2020).

AYO BACA : Ini 24 Titik Check Point PSBB di Kota Bandung

Oded menegaskan, berboncengan pada masa pandemi ini sama halnya tidak menerapkan physical distancing. Jika ini dibiarkan maka akan timbul penyebaran.

"Kita harus bersabar. Di masa pandemi ini harus menerapkan imbau pemerintah. Jaga kesehatan dan lingkungan untuk selalu hidup bersih dan sehat," katanya. 

Selain itu, Oded juga mengingatkan tentang larangan mudik. Warga Kota Bandung harus memahami kondisi ini dengan berdiam diri rumahnya masing-masing. 

"Tidak boleh ada yang mudik, urang caricing di Bandung. Kita perangi Covid-19 dengan berdiam diri di masing-masing wilayah," imbuhnya.

AYO BACA : PSBB Bandung Raya Dimulai, Ini Ketentuan Baru Berkendara

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar