Yamaha

Kadishub: Penghapusan Sementara Ganjil Genap Diperpanjang 14 Hari

  Jumat, 24 April 2020   Aldi Gultom
Ilustrasi - arus lalu lintas di Jalan Sudirman, Jakarta, di tengah berlangsungnya penerapan sistem ganjil genap. (Ayojakarta.com)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Sejalan dengan perpanjangan PSBB (pembatasan sosial berskala besar), Dinas Perhubungan DKI Jakarta pun memperpanjang penghapusan sementara sistem Ganjil Genap.

Sistem pembatasan jumlah kendaraan dengan mengacu nomor pelat kendaraan itu ditiadakan untuk 14 hari lagi, terhitung mulai hari ini atau sejak diberlakukannya PSBB Tahap II.

Namun, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, meminta para pengendara tetap menerapkan protokol kesehatan dan mengikuti ketentuan yang berlaku untuk mencegah penyebaran dan penularan COVID-19.  

"Patuhi pembatasan jumlah penumpang, menjaga jarak atau physical distancing, mengunakan masker, dan sarung tangan . Selain itu, (pengendara motor) mengangkut penumpang harus dengan tujuan atau alamat yang sama sesuai KTP," ujarnya, Jumat (24/4/2020).

Syafrin menjelaskan, peniadaan Ganjil Genap bertujuan agar masyarakat bisa menghindari penggunaan transportasi umum untuk sementara demi menghindari risiko penularan COVID-19.

"Saya mengimbau warga masyarakat agar tetap di rumah dan hanya bepergian jika sangat diperlukan atau mendesak," tambahnya.

Sebelumnya, akun twitter TMC Polda Metro Jaya tadi pagi mengumumkan bahwa peniadaan aturan ganjil genap di wilayah Jakarta diperpanjang hingga 22 Mei mendatang. 

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP, Fahri Siregar, dalam keterangannya, Kamis (23/4/2020) kemarin, juga menyatakan hal serupa.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar