Yamaha

PSBB, Kendaraan Masuk Jakarta Masih Tinggi

  Selasa, 05 Mei 2020   Fitria Rahmawati
Kendaraan berhenti di check point di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/4). [Suara.com/Alfian Winanto]

 

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyatakan, jumlah kendaraan yang masuk ke Jakarta saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap dua masih tinggi. Rata-rata ada 707.757 kendaraan yang melintas di ruas jalan ibu kota.

Syafrin mengatakan, data dihimpun berdasarkan riset pola pergerakan masyarakat di kawasan daerah penyangga seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodebek).

Riset dilakukan mulai dari sebelum dan sesudah PSBB diterapkan. Dari hasil riset itu, Syafrin mengakui pergerakan kendaraan ke Jakarta masih tinggi.

"Kami juga melakukan riset pola pergerakan masyarakat Bodetabek ke Jakarta. Pergerakan kendaraan dari luar ke Jakarta ada 707 ribu, masih cukup tinggi," ujar Syafrin saat dikonfirmasi, Selasa (5/5/2020).

Berdasarkan paparan Syafrin saat melakukan evaluasi PSBB bersama Komisi A DPRD DKI, volume lalu lintas rata-rata pada koridor utama terdapat 325.016 kendaraan per hari sebelum PSBB diterapkan.

Meski demikian, setelah PSBB berlaku volume kendaraan turun 49,54% menjadi 164.001 kendaraan per hari. Sedangkan kendaraan keluar dari Jakarta sejumlah 705.393 kendaraan per hari.

Dengan begitu sampai 3 Mei, total arus kendaraan masuk - keluar Jakarta sebanyak 1.413.150 kendaraan per harinya.

Mengenai kondisi ini, Syafrin meminta agar masyarakat tak bepergian kecuali dalam keadaan mendesak atau memang masuk kategori yang diperbolehkan. Ia menyebut akan terus melakukan penekanan agar aturan tetap di rumah ditaati masyarakat demi mencegah penularan virus corona Covid-19.

"Kami lakukan upaya penekanan yang tinggi dan sosialisasi, untuk pembatasan kendaraan pribadi dan angkutan umum," pungkasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar