Yamaha

10 April Sampai 3 Mei 2020, Dishub Temukan 29.797 Pelanggaran PSBB

  Rabu, 06 Mei 2020   Aldi Gultom
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo (Ayojakarta.com)

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM -- Dinas Perhubungan DKI Jakarta mencatat 29.797 pelanggaran selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), periode 10 April sampai 3 Mei 2020. 

29.459 pelanggaran terjadi di ruas jalan dan pintu tol, sedangkan 338 pelanggaran terjadi di terminal antar kota antar provinsi (AKAP) dan terminal dalam kota.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan bahwa pihaknya bersama Polda Metro Jaya telah menentukan 26 check point (titik pemeriksaan) penegakan hukum pelaksanaan PSBB dan larangan mudik.

"Sebanyak 15 check point ada di ruas jalan non tol, 5 check point ruas jalan tol, dan 6 check point di terminal," ujarnya, Rabu (6/5/2020).

Syafrin menjelaskan, check point di ruas jalan dan pintu tol menyasar jenis kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat, baik pribadi juga umum. Sedangkan, pemeriksaan di terminal menyasar bus AKAP dan transportasi umum dalam kota.  

"Check point di terminal adalah di Terminal Kampung Rambutan, Terminal Kalideres, Terminal Tanjung Priok, Terminal Senen, Terminal Kampung Melayu, dan Terminal Pulogebang," terangnya.

Syafrin menuturkan, berdasarkan hasil pengawasan di lapangan masih terdapat ojek pangkalan di sekitar stasiun dan terminal, juga masih ditemukan angkutan umum yang tidak memiliki Kartu Pengawasan kembali beroperasi.

Di terminal juga ditemukan banyak penumpang yang tidak mengenakan masker, dan angkutan yang tidak memenuhi aturan pembatasan kapasitas penumpang.

Meski demikian, grafik pelanggaran cenderung menurun sampai 3 Mei 2020.

"Kami bersama Polda Metro Jaya akan melakukan pengecekan, penertiban, dan sosialisasi agar PSBB membuahkan hasil maksimal dalam mencegah penularan COVID-19," terangnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar