Yamaha

Ketua MPR: Benahi Segera Tata Kelola Distribusi Bahan Kebutuhan Pokok!

  Kamis, 07 Mei 2020   Widya Victoria
Ilustrasi stok pangan

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Ketua MPR Bambang Soesatyo mendorong semua kementerian dan lembaga terkait segera membenahi tata kelola distribusi bahan kebutuhan pokok. 

"COVID-19 sudah mewabah di semua provinsi. Pembatasan sosial dengan segala konsekuensinya menyebabkan masyarakat tidak nyaman. Jangan sampai defisit bahan kebutuhan pokok menambah persoalan," ujar Bamsoet di Jakarta, Kamis (7/5/2020).
 
Karena itulah, lanjut Bamsoet, efektivitas distribusi bahan kebutuhan pokok harus segera ditingkatkan agar tidak ada lagi daerah yang mengalami kekurangan bahan kebutuhan pokok. 


"Siapapun paham bahwa ketika defisit kebutuhan pokok mencapai skala yang ekstrim, persoalan akan melebar tak karu-karuan," imbuhnya. 

Mantan ketua DPR ini menekankan, semua kementerian dan lembaga (K/L) terkait perlu menggarisbawahi pernyataan Presiden Joko Widodo tentang potensi gelombang kedua penyebaran dan penularan COVID-19 di dalam negeri. 

"Siapapun tidak mengharapkan hal itu terjadi. Namun, skenario terburuk harus tetap diperhitungkan. Jika gelombang kedua penularan itu menjadi kenyataan, durasi pandemi Covid-19 menjadi berlarut-larut," jelas Bamsoet. 

Ia memperkirakan ketidaknyamanan yang sekarang dirasakan bersama pun akan berkepanjangan. Agar tidak mengeskalasi masalah baru sepanjang pandemi Covid-19 itu, persoalan defisit bahan kebutuhan pokok tingkat provinsi tidak boleh terjadi lagi. 

Di masa lalu, faktor konektivitas antar-pulau dan faktor transportasi sering mengganggu distribusi bahan kebutuhan pokok di seluruh wilayah. 

Menurut dia, faktor lain yang juga patut dicermati adalah kemungkinan perbedaan data antar-institusi atau K/L tentang kebutuhan dan stok bahan kebutuhan pokok. Persoalan ego-sektoral pun tak jarang menjadi faktor yang merusak koordinasi antar-institusi. 

Berbicara tentang pengelolaan kebutuhan pokok tingkat provinsi atau wilayah, Bamsoet mengingatkan, kepedulian para kepala daerah menjadi sangat penting. Tinggi rendahnya permintaan dan stok bahan kebutuhan pokok setempat seharusnya menjadi perhatian para kepala daerah dari hari ke hari.  

"Beberapa persoalan ini hendaknya segera diatasi oleh semua K/L terkait dan para kepala daerah untuk menghindari defisit bahan kebutuhan pokok masyarakat. Sebab, masyarakat sudah diberi tahu bahwa pemerintah menjamin dan sudah mengamankan 11 bahan kebutuhan pokok," tandasnya. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar