Yamaha

Tiga Orang Menyamar Jadi Sopir Angkot dan Penumpang untuk Merampok di Kota Bekasi

  Selasa, 12 Mei 2020   Fitria Rahmawati
Sebagai ilustrasi, suasana angkot saat beroperasi sebelum wabah corona di Kota Bekasi. Foto: Republika/Raisan Al Farisi

KOTA BEKASI, AYOJAKARTA.COM - Komplotan perampok di Kota Bekasi menyamar jadi sopir, dan dua penumpang untuk melakukan aksi perampokan. Sial, tindakan kriminal itu gagal saat korban melawan dan mempertahankan hartanya saat dirampas.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Wijonarko mengatakan, kejadian itu bermula saat korban berinisial MS menaiki angkutan kota (angkot) di Jalan Raya Sultan Agung KM 28, Medan Satria, Kota Bekasi, Sabtu (2/5/2020) siang. Saat itu, angkot yang dinaiki para pelaku yakni JN, TS sebagai penumpang, dan AF berlaku sebagai sopir. Sementara, tugas JN dan TS sebagai perampas tas korban MS.

"Para pelaku berpura-pura menjadi sopir angkutan umum dan penumpang di belakang," kata Wijonarko dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/5).

AYO BACA : Perampok Toko Emas Kembangan Jakbar Bawa Revolver

Dia menuturkan, tersangka JN bertugas mengambil tas korban. Sedangkan tersangka TS membantu aksi jahat itu.

Namun, sambung Wijonarko, saat para tersangka beraksi, korban sempat melakukan perlawanan untuk mempertahankan tasnya. Tersangka JN kemudian melukai korban dengan menggunakan pisau di bagian wajah.

Aksi para tersangka diketahui oleh warga di sekitar lokasi kejadian dan tim patroli buser Polsek Medan Satria. 

AYO BACA : Motor Hasil Perampokan Ojek Daring Diamankan Polres Metro Jakbar

"Pelaku JN berhasil diamankan saat itu. Sedangkan pelaku lainnya berhasil melarikan diri," ungkap dia.

Polisi akhirnya menangkap dua tersangka lainnya di lokasi dan waktu yang berbeda. Tersangka AF ditangkap di Jalan Irian Jaya, Aren Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Ahad (3/5/2020) dini hari.

Sementara itu, tersangka TS ditangkap di Jalan Matraman Dalam, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (10/5/2020). Polisi juga menyita barang bukti berupa satu tas ransel berisi ponsel, dompet berisi uang tunai senilai Rp 100 ribu, dan sebilah senjata tajam jenis golok.

Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan. Dengan ancaman hukuman di atas tujuh tahun penjara.

AYO BACA : Masa Pandemi Corona, Perampok Ini Gasak Harta dan Bunuh Korbannya di Kota Depok

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar