Yamaha

Di Jakarta, Kelurahan Ini Paling Rentan Covid-19

  Selasa, 12 Mei 2020   Fitria Rahmawati
Peta sebaran kasus Covid-19 di DKI Jakarta berdasarkan kelurahan pada Selasa 12 Mei 2020. (corona.jakarta.go.id)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Melansir dari The Conversation, Miya Irawati, M Sc dari Universitas Nasional Singapura menyatakan, data distribusi orang dengan usia di atas 60 tahun dengan penyakit kronis bisa menjadi bahan pertimbangan suaru daerah rentan terhadap virus Covid-19. Data tersebut ternyata bisa didapatkan di kelurahan.

"Kami mengasumsikan suatu kelurahan masuk kategori rentan dengan melihat distribusi jumlah orang di atas umur 60 tahun dan orang yang berpenyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung, terutama di atas 45 tahun," tulis Irawati.

Menurut Miya Irawati, dengan memetakan data penduduk usia lanjut, penduduk berpenyakit kronis, dan persebaran titik vital akan membuat pemahaman risiko penyebaran Covid-19 secara spasial.

"Dari distribusi kasus positif Covid-19 per 31 Maret, kasus positif terbanyak (skala 2: 11-20 kasus) ada di kelurahan Pegadungan, Kalideres, Tomang, dan Kebun Jeruk (Jakarta Barat); Kelapa Gading (Jakarta Timur); dan Senayan (Jakarta Selatan)," tambahnya.

Daerah-daerah tersebut, menurut Irawati bisa menjadi perhatian pemerintah karena jumlah lansia yang mencapai 4000-8000 jiwa per kelurahan.

Ia menambahkan, bahwa kelurahan yang rentan berdasarkan jumlah kasus dengan populasi penduduk berpenyakit kronis adalah Kalideres dan Pegadungan.

AYO BACA : Update Corona Indonesia: 14.749 Positif, 3.063 Sembuh, 1.007 Wafat

Pada Kelurahan Kalideres, terdapat setidaknya 500 jiwa penduduk dengan penyakit kronis berusia di atas 45 tahun. Sementara di Pegadungan ada 101 sampai 200 jiwa.

Kelurahan-kelurahan dengan jumlah penduduk berpenyakit kronis di atas 400 jiwa, per 31 Maret memang tidak memiliki kasus positif lebih dari 10. Namun, Irawati menegaskan, bahwa pencegahan lebih baik dilakukan di wilayah dengan kerentanan penyakit kronis maupun lansia.

Menurutnya, perlu dibuat Gugus Tugas tingkat kelurahan dan RW. Pasalnya, DKI Jakarta menjadi wilayah dengan penyumbang angka virus corona terbesar di Indonesia.

"Ini juga perlu mencarikan tempat khusus bagi PDP dan ODP yang tidak memiliki ruang khusus untuk mengisolasi mandiri di rumahnya," tulisnya.

 


Catatan Redaksi: Jika anda merasakan gejala klinis awal COVID-19 seperti batuk, bersin, demam, dan kesulitan bernapas, untuk memastikannya atau mengetahui informasi yang benar perihal virus ini bisa menghubungi nomor hotline Posko KLB Dinkes DKI, baik melalui sambungan telepon maupun Whatsapp:  081388376955. Sementara, untuk nomor kegawatdaruratan dapat menghubungi 112 atau 119.

Bagi masyarakat di luar Jakarta, bisa menghubungi nomor hotline Kementerian Kesehatan RI di 021-5210411 atau nomor 081212123119.
 
Pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang efektif adalah rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Hand sanitizer dengan kadar alkohol 70-80 persen adalah alternatif.

AYO BACA : Update COVID-19 DKI Jakarta: 5.303 Orang Positif, 1.262 Orang Sembuh

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar