Yamaha

Larangan Mudik, Polres Purwakarta Paksa Ratusan Kendaraan Putar Balik

  Rabu, 13 Mei 2020   Budi Cahyono
[ilustrasi] Polres Purwakarta memaksa ratusan kendaraan pemudik putar balik. (dok AyoMedia)

AYO BACA : Pekan Depan, PSBB Kabupaten Purwakarta Hanya Berlaku di 6 Kecamatan

AYO BACA : Usai Jalani Rapid Test, 2 Pedagang di Purwakarta Positif Covid-19

PURWAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Larangan mudik Lebaran tahun ini belum sepenuhnya dipatuhi masyarakat. Operasi Ketupat 2020 kepolisian difoksukan pada penyekatan jalur mudik di perbatasan provinsi, salah satunya di Purwakarta.

Kepolisian Resor (Polres) Purwakarta terus melakukan penyekatan dalam rangka Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Operasi Ketupat Lodaya sesuai aturan larangan mudik. Selama sepekan PSBB diberlakukan di Purwakarta, ratusan kendaraan dipaksa putar balik.

Kasatlantas Polres Purwakarta AKP Zanuar Cahya Wibowo mengatakan kendaraan ini terpaksa diminta putar balik karena terindikasi akan mudik. Padahal pemerintah telah mengeluarkan aturan larangan mudik guna mencegah penyebaran coronavirus desease 2019 (Covid-19).

“Ada 351 kendaraan diputarbalik. Semuanya indikasi yang mau mudik dan tanpa tujuan yang jelas. Kita putar balik,” katanya, Selasa (12/5).

Ia menyebutkan 351 kendaraan tersebut paling banyak merupakan kendaraan roda empat. Dengan rincian roda dua atau sepeda motor sebanyak 18, roda empat 328, dan juga angkutan umum bus sebanyak 5 unit.

Menurutnya, petugas memeriksa kendaraan tersebut di titik pengecekan yang sudah disebar di wilayah Purwakarta. Namun paling banyak memang kendaraan berasal dari Jakarta yang keluar tol.

“Rata-rata kendaraan arah dari Jakarta keluar Cikopo menuju Pantura,” ujarnya.

Ia pun meminta masyarakat tetap mematuhi aturan larangan mudik yang disosialisasikan pemerintah. Pihaknya pun tetap bersiaga hingga pelaksanaan PSBB berakhir.

AYO BACA : Larangan Mudik, Cuma Kendaraan Ini yang Bisa Melintas

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar